Minggu, 1 Juni 2014 - 21:24 wib | Reza Jailani - Okezone
Mehdi Benatia (Foto: Ist) ROMA – Sekali lagi pihak AS Roma melalui sang direktur Olahraga, Walter Sabatini menolak untuk menjual Mehdi Benatia yang menjadi incaran banyak klub besar Eropa. Bahkan bila ada sebuah klub yang memaksa mereka untuk memberikan Benatia maka klub tersebut harus berani membayar mahal.
Salah satu klub yang paling berhasrat mendapatkan tanda tangan pemain berposisi bek ini adalah Manchester City. Wajar bila Manuel Pellegrini ingin ada tenaga baru guna mempertebal barisan pertahanannya, musim depan The Citizens memiliki target untuk bersaing di Liga Champions sekaligus mempertahankan gelar juara Premier League.
Apalagi beberapa waktu lalu, Benatia sempat berkomentar dirinya kecewa karena tidak mendapatkan gaji seperti yang ia harapkan saat melakukan negosiasi perpanjangan kontrak dengan klub Ibu Kota. Pernyataan tersebut sepertinya akan dimanfaatkan dengan baik oleh pihak City.
Namun Sabatini sendiri mengaku tak khawatir akan komentar pemain internasional Moroko tersebut. Ia yakin tak lama lagi Benatia akan segera membubuhkan tanda tangan perpanjangan masa kerjanya di Gialorossi.
“Benatia adalah seorang pesepakbola hebat dengan kontrak yang akan berakhir empat tahun lagi. Dia tidak dijual,” ujar Sabatini, kepada SkySports, Minggu (01/6/2014).
“Saya tahu bahwa Mehdi (Benatia) telah dipengaruhi oleh agennya Moussa Sissoko. Dia (Sissoko) memberitahu kepadanya (Benatia) soal uang sebesar 30 juta euro, jadi bila kita berbicara transfer maka kami membutuhkan angka sebesar 60, mungkin 61 juta euro. Siapa pun yang menginkan Benatia harus membayar 61 juta euro,” paparnya. (acf)
- Lagi, Inter Naksir Bintang United
- Buka Kans Jual Benatia, Roma Pajang Banderol Selangit
- Mou Ingin Bajak Incaran Barca
- Toni: Immobile Sempurna untuk Dortmund
- Hari Ini, Transfer Immobile ke Dortmund Rampung
- Thohir Ingin Bawa Si Kacang Polong ke Inter
- Agen Benatia Terlihat di Barcelona
- Dzeko Ingin Jajal Italia
- Napoli On the Way Kejar Mascherano
- More News
No comments:
Post a Comment