Miralem Pjanic (kiri) dan Radja Nainggolan (Foto: Reuters) MILAN – Selain Juventus yang meraih kemenangan di giornata keempat Serie A 2014-2015, Inter Milan dan AS Roma pun tidak mau ketinggalan. Meski tidak semudah Juve dalam mengamankan tiga poin dari lawannya, khususnya Roma yang harus menunggu hingga 2 menit jelang bubaran sebelum memastikan kemenangan.
Menguasai jalannya pertandingan sejak menit pertama, lantas tak membuat Nerazzurri mudah mencuri gol dari tim tamu. Vidic nyaris membuka gol andaikan tandukannya tidak dimentalkan oleh tiang gawang, juga peluang dari penalti pada menit 30.
Sayang sepakan Rodrigo Palacio dari titik putih masih dapat dibaca dengan baik oleh Marco Sportiello dengan tangan kirinya. Baru pada lima menit jelang turun minum Giuseppe Meazza bergemuruh, Pablo Osvaldo yang masuk menggantikan Mauro Icardo sukses menyambut umpan Fredy Guarin dengan tendangan akrobatik pada menit 40, 1-0 untuk Inter.
Babak kedua tidak berjalan semudah babak pertama, Atalanta coba mencari gol penyeimbang dipertengahan paruh kedua. Bahkan Mateo Kovacic terlihat frustrasi dengan melakukan pelanggaran tak penting yang berakhir kartu kuning untuknya.
Masuk sebagai pemain pengganti tak membuat Hernanes berkecil hati. Gelandang serang asal Brasil itu membuat gol sensasional melalui eksekusi bola matinya pada menit 88. Tendangan kerasnya dari depan kotak penalti Atalanta menghujam deras ke pojok kanan dan tak dapat dihalau oleh Sportiello.
Kemenangan 2-0 ini jadi hasil positif kedua Nerazzurri musim ini di Serie A, terakhir skuad Walter Mazzarri meraih poin penuh dengan berpesta tujuh gol tanpa balas ke gawang Sassuolo.
Inter dengan tambahan tiga poin di kandang membuat mereka berada di posisi tiga pada klasemen sementara dan bersaing ketat dengan Sampdoria yang juga memiliki poin sama, yakni delapan.
Roma Peras Keringat Bekuk Parma
Sementara itu, runner-up Serie A musim lalu, AS Roma bertandang ke Ennio Tardini harus bersusah payah mempertahankan catatan kemenangan di tiga giornata sebelumnya. Serigala Ibu Kota nyaris putus asa menembus pertahanan tim besutan Roberto Donadoni.
Allenatore Rudi Garcia menurunkan skuad terbaiknya minus Juan Iturbe yang mengalami cedera. Tridente Francesco Totti-Adam Ljajic-Gervinho menjadi tumpuan tim. Namun terlihat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah, sebelum Miralem Pjanic mencetak gol kemenangan, 2-1 pada menit 88.
Ljajic membawa Gialorossi memimpin pada menit 27, ia melepaskan tendangan keras melalui kaki kirinya dari jarak dekat setelah menerima umpan matang Il Capitano, Francesco Totti. Namun Parma membalasnya, melalui Paolo De Ceglie di menit ke-56 memanfaatkan sodoran Francesco Lodi.
Kemenangan ini membuat Roma menempel ketat juara bertahan Serie A, Juventus di puncak klasemen sementara. Mereka hanya berselisih satu gol dari Bianconeri yang belum sekalipun kecolongan gol.
Berikut hasil pertandingan Serie A giornata keempat lainnya:
Empoli 2 - 2 AC Milan
Cagliari 1 – 2 Torino
Fiorentina 0 – 0 Sassuolo
Hellas Verona 2 – 2 Genoa
Inter Milan 2 – 0 Atalanta
Juventus 3 – 0 Cesena
Napoli 3 – 3 Palermo
Parma 1 – 2 AS Roma
Sampdoria 2 – 1 Chievo
Udinese - Lazio (belum main)
(fmh)
- Doppietta Vidal Teruskan Tren Mulus Bianconeri
- Tes Kelayakan Serigala Ibu Kota
- Vidal Siap Dijadikan Starter?
- Kaki Kiri Honda Selamatkan Muka Rossoneri
- Scudetto Hanya Dikuasai Roma & Juve
- Dikambinghitamkan Berlusconi, Inzaghi Kalem
- More News
No comments:
Post a Comment