Indonesia Super League (Foto: Ilustrasi Okezone) LAMONGAN – Pertandingan ujicoba Persela Lamongan kontra Persebaya Surabaya menjadi sangat krusial. Terutama bagi Persela yang musim ini labil dan membutuhkan progres jelang babak delapan besar nanti. Kualitas Persebaya tak sebatas menjadi ujian untuk pertahanan dan lini depan.
Persela juga berkesempatan memapankan mental bertanding di luar kandang yang luntur sejak putaran dua lalu. Rencananya mereka akan berlaga di Gelora Bung Tomo, Jumat 26 September 2014 kontra Bajul Ijo. Laskar Joko Tingkir mau tak mau harus memperhatikan aspek mental yang sangat perlu ditingkatkan.
Di Gelora Bung Tomo pula, Persela dilahap Persebaya dengan skor telak 0-3 pada Agustus lalu. Walau hanya bertajuk ujicoba, pertemuan dengan Persebaya layak dipandang serius karena format delapan besar tetap memakai sistem home-away.
Persela akan menghadapi lawan tangguh, Arema Cronus, Persipura Jayapura dan Semen Padang. Tentu tiga lawan itu tak mudah dihadapi di kandangnya masing-masing. "Ya, mental bertanding mendapat perhatian serius," kata Asisten Pelatih Persela Didik Ludiyanto, Rabu (24/9/2014).
"Lawan Persebaya tentunya akan menjadi kesempatan membenahi mental pemain. Sebab kami tak hanya menghadapi kualitas lawan yang bagus, tapi juga tekanan di luar kandang. Semoga ini sangat berguna untuk babak delapan besar nanti," lanjut Didik.
Persela Lamongan sedikit meragu dengan format home-away di babak delapan besar. Alasannya jelas, statistik performa mereka kurang membanggakan di putaran dua silam. Penurunan drastis terjadi di laga kandang maupun tandang.
Dikaitkan dengan babak delapan besar, statistik itu harus secepatnya dihapus jika tak ingin menjadi sekadar pelengkap. Sementara kontestan yang satu grup dengan Persela memiliki rekor memuaskan baik home maupun away. Arema misalnya, hanya sekali kalah di partai away.
Semen Padang dua kali menelan kekalahan di laga tandang, sedangkan Persipura hanya sekali bertekuk lutut di luar Jayapura. Itu sangat bertolak belakang dengan rekor Persela yang tersungkur di tujuh laga away selama putaran pertama dan kedua.
Didik tak menampik timnya mengincar hasil lebih baik walau bertajuk ujicoba, alias memperbaiki kekalahan telak Agustus lalu. "Idealnya kami harus bisa lebih baik lagi. Karena ini adalah persiapan ke delapan besar dan harus ada peningkatan," sebutnya. (fmh)
- Arema Kalem Tak Dapat Lawan Sepadan
- Dutra-Matsunaga Jadi Prioritas?
- Musim Terburuk Sang Kapten
- Haram Bicara Transfer
- Start Di Papua, 'Kutukan' Persela?
- Gagal Cicipi Tim Malaysia
- Para Jenderal Di Delapan Besar
- Legenda Brasil Tantang Semen Padang & Aceh All Star
- Laga Uji Coba, PBR Bantai Tiki Taka 8-0
- More News
No comments:
Post a Comment