Friday, October 31, 2014

Pep Khawatir Serangan Balik Dortmund


Namun pelatih Die Roten, Josep “Pep” Guardiola enggan meremehkan skuad yang diarsiteki Jurgen Klopp tersebut saat kedua tim Minggu dini hari besok (2/11/2014). Ia bahkan mewaspadai serangan balik Die Borussen yang acapkali dimulai oleh Marco Reus ataupun Pierre Erick Aubameyang yang memiliki kecepatan.


“Laga nanti bukan final, itu hanya tentang tiga poin. Dortmund tim yang impresif, kami harus mewaspadai serangan balik kilat mereka. Tidak diragukan lagi Borussia Dortmund akan sangat berbahaya jika kami kehilangan penguasaan bola,” ucap Pep sebagaimana diwartakan Soccerway, Sabtu (1/11/2014).


Dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Arena itu, Pep juga berharap Arjen Robben dapat kembali bermain. Winger Belanda itu sudah absen bermain akhir pekan lalu saat tim bermain imbang tanpa gol melawan Borussia Monchengladbach dan juga saat menang 3-1 di ajang DFB Pokal melawan Hamburg akibat cedera paha.


“Ia (Robben) sedikit mulai membaik, namun kondisinya masih harus dilihat lebih lanjut apakah ia dapat dilibatkan atau tidak,” imbuh Pep.



"Jangan Coret Kami dari Persaingan"


LONDON – Pelatih Arsenal , Arsene Wenger menyatakan bahwa tim asuhannya masih berada di jalur yang tepat untuk menjadi pesing peraih gelar Premier League musim ini. Meski begitu, pelatih asal Prancis itu mengaku kekurangan yang dimiliki The Gunners masih banyak dan harus segera diperbaiki.


Arsenal sendiri hingga pekan kesembilan di Premier League ini masih berada diurutan kelima dengan raihan 14 poin atau tertinggal sembilan poin dari Chelsea yang memuncaki klasemen. Membuat banyak kalangan kini perlahan mulai mencoret mereka dari peta persaingan kandidat peraih gelar juara.


Meski begitu, Wenger tidak mau terlalu memikirkan apapun komentar miring yang ditujukan kepada Arsenal. Ia juga menyatakan bahwa peluang Meriam London masih terbuka lebar, mengingat musim masih sangat panjang.


“Saya tidak pernah menganggap peluang kami telah habis pada musim ini. Itu hanya komentar para pembenci kami, dan saya tidak memiliki waktu memikirkannya,” jelas Wenger, seperti dilansir BBC Sports, Sabtu (1/11/2014).


“Seperti yang katakan bahwa musim ini masih sangat panjang, Anda tidak bisa menyatakan bahwa peluang kami telah habis dari sembilan laga. Saya rasa peluang kami untuk berada di sana (puncak klasemen) masih sangat terbuka lebar,” sambung pelatih berusia 65 tahun itu.


Selain itu, Wenger juga mengomentari bahwa kelemahan timnya untuk saat ini berada di lini serang. Menurut mantan pelatih AS Monaco tersebut, para barisan penyerang The Gunners masih sangat sering membuang-buang peluang di depan gawang lawan.


“Saya melihat bahwa kekurangan kami berada di lini depan. Kami masih sering membuang peluang yang kami dapatkan di kotak penalti lawan, itu menjadi fokus kami saat ini,” ujar pelatih berjuluk The Proffesor tersebut.


“Bila Anda melihat peluang-peluang kami ciptakan, itu merupakan sebuah peluang yang sangat baik. Namun, kami kerap gagal memanfaatkannya. Itulah mengapa kami harus segera memperbaikinya,” tutupnya.



Thursday, October 30, 2014

QPR Bidik Kemenangan atas Chelsea


LONDON – Manajer Queens Park Rangers (QPR), Harry Redknapp, berambisi untuk memberikan perlawanan sengit saat jumpa Chelsea di Premier League, Sabtu (1/11/2014) malam WIB. Ia yakin dengan menampilkan performa terbaik mereka akan memberikan kejutan kepada tim besutan Jose Mourinho itu.


QPR akan melawat ke markas pimpinan klasemen sementara Premier League, Chelsea di Stamford Bridge. QPR sendiri memiliki memori manis saat meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada musim 2012-2013 lalu. Saat itu, gol tunggal Shaun Wright-Phillips membawa QPR pulang dengan raihan tiga poin.


Jelang pertemuan akhir pekan ini, Redknapp mengatakan bahwa timnya perlu menampilkan yang terbaik bila ingin mengulang kejutan tersebut."Kami mampu mengejutkan di pertemuan terakhir. Mari berharap kami dapat mengejutkan kembali akhir pekan ini," ucap Redknapp dikutip Sportsmole, Jumat (31/10/2014).


"Kami membutuhkan performa terbaik kami. Mereka adalah tim terbaik dan mereka tim yang menjadi target untuk dikalahkan," tandasnya.


Saat ini Queens Park Rangers berada di zona degradasi di peringkat 19 dengan tujuh poin. Jika dapat mendulang poin di kandang Chelsea, maka dapat dimanfaatkan sebagai batu loncatan untuk QPR menyambut laga-laga selanjutnya.



PBR Tak Gentar Hadapi Persipura


BANDUNG – Pelita Bandung Raya (PBR) akan menghadapi Persipura Jayapura pada semifinal Indonesia Super League (ISL) 2014. The Boys Are Back pun menyatakan tidak gentar menghadapi tim berjuluk Mutiara Hitam.


"Tidak apa-apa kita ketemu dengan Persipura," kata pelatih PBR, Dejan Antonic, Kamis (30/10/2014).


Karena sudah berada di semifinal, PBR menargetkan bisa lolos ke final. Bahkan PBR menginginkan bertemu dengan Persib Bandung untuk memperebutkan titel juara.



Karena ambisi itu, PBR pun wajib menang dari Persipura. Meski Persipura tim bertabur bintang dan punya permainan menakutkan, itu tidak membuat PBR takut.


"Kita mau menang, tapi keputusan terakhir tetap dari Tuhan," ungkapnya.


Yang pasti, peluang sekecil apapun akan dimanfaatkan PBR untuk menjejakkan kaki di final. "Yang jelas kita mau main jujur dan bersih seperti biasa," tegas Dejan.



Destro Siap Tinggalkan Roma


ROMA – Striker AS Roma, Mattia Destro mengungkapkan dirinya bisa saja meninggalkan Stadio Olympico dalam waktu dekat. Alasannya sederhana, keputusan pelatih Rudi Garcia yang jarang memberikannya waktu bermain penuh selama 90 menit.


Padahal pada laga terakhir bersama Giallorossi kontra Cesena, Destro bermain penuh dan mencetak gol. Kontribusinya membantu Roma berada di puncak klasemen sementara Serie A bersama Juventus dengan jumlah poin yang sama, yaitu 22 poin.


Musim ini Destro sudah bermain di delapan laga bersama Giallorossi, namun ia tidak selalu turun dari menit pertama dan itu membuat dirinya tak senang. Meski demikian ia tetap menghargai keputsan dari sang allenatore.


“Pelatih yang membuat keputusan, tetapi perlahan-lahan saya mulai menyatukan keputusannya dengan pemikiran saya sendiri dan saya akan membuat keputusan sendiri,” ungkap Destro kepada Sky Sports Italia, Jumat (30/10/2014).


Pada musim panas lalu, ada rumor beredar bahwa pemain berusia 23 tahun itu telah ditawar oleh klub Bundesliga, Wolfsburg. Selain itu, tawaran juga datang dari raksasa Premier League, Chelsea, namun hingga jendela transfer ditutup ia masih berada di Ibu kota Italia.


“Setiap saya diberikan kesempatan bermain, saya selalu memberikan yang terbaik karena saya harus memanfaatkan setiap kesempatan yang didapat,” lanjut Destro menyinggung ketidakpuasannya.



Di Maria Siap Bayar Dukungan Fans


MANCHESTER – Gelandang anyar Manchester United, Angel di Maria, mengaku terkesan dengan sambutan hangat suporter The Red Devils terhadapnya. Lantas, dirinya bertekad membayar lunas dukungan hebat yang diberikan sejauh ini.


Di Maria telah menunjukkan performa gemilang dan dengan cepat merebut hati para fans lewat penampilan awal musim ini. Musim ini merupakan musim debutnya di Premier League setelah didatangkan dari Real Madrid dengan nilai 59,7 juta pounds.


Menurutnya, dukungan yang diberikan suporter membuat ia semakin merasa nyaman di Old Trafford. Itulah mengapa ia bertekad untuk memberikan yang terbaik kepada suporter saat bertarung di lapangan.


"Saya mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk membayar dukungan suporter saat saya di lapangan, sehingga semua orang bahagia," ujar Di Maria seperti dilansir Sportsmole, Jumat (31/10/2014).


"Mereka (suporter) benar-benar menghormati saya. Mereka selalu mengatakan 'silahkan' dan juga selalu mengucapkan terima kasih. Itu benar-benar bagus dan saya benar-benar bahagia di sini," tandasnya.


Dari tujuh penampilannya bersama United, Di Maria telah membukukan tiga gol dan empat assist. Kini dirinya bersiap untuk tampil di derby Manchester pertama pada akhir pekan nanti saat Manchester United bertandang ke Etihad Stadium.



Bos Persib: Selamat PBR!


BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengucapkan selamat pada Pelita Bandung Raya (PBR) yang lolos ke semifinal Indonesia Super League (ISL) 2014. Kekalahan 1-2 pun diterima dengan terbuka oleh Persib.


"Selamat buat PBR. Kita profesional, (kekalahan) harus diterima," ujar Umuh, Kamis (30/10/2014).


Menurutnya, kekalahan Persib tak lain karena permainan yang tidak memuaskan. Firman Utina dan kawan-kawan terlalu hati-hati bermain sejak babak pertama. Bahkan babak kedua Persib kurang panas.


"Kalau sudah seperti ini apa boleh buat. Anak-anak terlalu hati-hati dan tidak mengambil risiko," ungkapnya.


Ia menilai kekalahan itu sebagai hal wajar meski dirasa cukup menyesakkan. "Ya itulah, namanya juga sepakbola," cetusnya.


Disinggung soal kinerja wasit yang tidak memberikan penalti bagi Persib saat Konate Makan dijegal pemain PBR di dalam kotak 16 meter, Umuh ogah bicara panjang lebar.


"Saya tidak mau bicara lah, biar kalian yang melihat bagaimana kinerja wasit. Itu murni 100 persen penalti. Tapi saya tidak bisa ngomong apa-apa, lebih baik kalian yang mengatakan. Itu kelihatan sekali kalau di tayangan ulang," jelas Umuh.


Sementara soal insiden usai laga saat ia menghampiri wasit, Umuh memberi penjelasan. Ia mengaku saat itu hanya ingin menghampiri wasit dan menginstruksikan ormas yang dipimpinnya untuk melindungi wasit agar tidak diamuk bobotoh.


"Saya menginstruksikan tolong amankan wasit, jangan sampai ada keributan. Cuma tadi ada kesalahpahaman dengan petugas keamanan, disangkanya saya menyerobot," bantah Umuh.



"Secara Psikologis, Rooney Sudah Lebih Siap"


MANCHESTER – Legenda Manchester United, Bryan Robson meyakini bahwa Wayne Rooney, secara psikologis telah lebih siap untuk menjadi kapten tim setelah menjalani hukuman kartu merah.


Seperti diketahui, Rooney telah merampungkan hukuman larangan bermain tiga laga dan kini tengah bersiap untuk beraksi di laga derby Manchester di Etihad Stadium kontra Manchester City pada Minggu, 2 November.


Menyikapi hal tersebut, Robson beranggapan bahwa kapten berusia 28 tahun itu tengah berhasrat menunjukkan kualitas dan pertumbuhannya secara personal dalam beberapa musim terakhir.



“Cara Rooney bermain, dia bekerja keras untuk tim dan dirinya sendiri. Dia adalah contoh untuk setiap pemain di United,” ujar Robson kepada ManUtd.com, Jumat (31/10/2014).


“Satu hal yang harus ia waspadai saat ini, Rooney saat ini menjadi pusat perhatian. Belum lama dia mendapat kartu merah, sebagai seorang kapten, Anda tidak bisa melakukan hal seperti itu. Tetapi Rooney sudah mengetahuinya. Saya telah berbicara kepadanya,” tambahnya.


Lebih lanjut, pria yang membela United di era 1981–1994 itu juga memuji kepribadian dan pembawan Wazza –sapaan Rooney– yang terlihat sudah lebih tenang. Robson yakin, Wazza tidak akan melakukan hal-hal bodoh yang dapat merugikan tim di masa depan.



Pangeran Bernabeu Berlabuh ke New York


NEW YORK – Legenda Real Madrid, Raul Gonzalez, resmi mengumumkan bahwa dirinya telah menemukan pelabuhan baru untuk terus berkarier di dunia sepakbola profesional. Pangeran Bernabeu itu membubuhkan tanda tangan kesepakatan kerja dengan salah satu klub North American Soccer League (NASL), New York Cosmos dan akan mulai bermain pada 2015.


Kabarnya detail dari kontrak Raul tak dibuka kepada publik sesuai dengan kebijakan klub, namun bisa dipastikan durasi kontraknya lebih dari satu tahun. Raul juga akan berperan sebagai penasihat teknis akademi sepakbola New York Cosmos.


"Seluruh dunia sepak bola tahu nama Cosmos dan warisan yang ditinggalkan para pemain yang sebelumnya bermain di klub ini. Mereka membangun sepakbola di Amerika Serikat dan saya merasa terhormat mengikuti jejak mereka. Saya yakin dengan visi yang diusung klub ini dan saya bersemangat menjadi bagiannya." beber Raul seperti melansir situs resmi klub nycosmos.com, Jumat (31/10/2014).


Sejumlah rekor telah ditorehkan Raul bersama Los Galacticos dan juga Tim nasional Spanyol. Bahkan setelah hijrah ke Schalke kehebatannya tak berkurang. Pelatih Giovanni Savarese pun mengungkapkan kegembiraannya.


"Jelas kami sangat senang menambah pemain dengan kualitas seperti Raul dalam tim ini. Skill dan kemampuannya sudah diakui di seluruh dunia. Ia seorang pesepakbola kelas dunia dan ia menambah dimensi baru dalam serangan kami," jelasnya.


Raul bakal memakai nomor punggung yang menjadi ciri khasnya, yaitu nomor tujuh. Sebagai informasi, legenda sepakbola dunia asal Brasil, Pele juga pernah memperkuat New York Cosmos selama dua tahun antara 1975–1977.



Ke Semifinal, PBR Tegaskan Bukan Lucky Team


BANDUNG – Pelita Bandung Raya (PBR) secara mengejutkan mampu lolos ke babak delapan besar Indonesia Super League (ISL). Bahkan kini The Boys Are Back mantap menginjakkan kaki di semifinal usai mengalahkan Persib Bandung kemarin malam.


"Kita senang karena kita tim kecil dan bisa masuk ke semifinal," ujar pelatih PBR, Dejan Antonic, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (30/10/2014).


Dibanding tiga tim lain lain, PBR kalah pamor. Persipura Jayapura, Arema Cronus, dan Persib jelas punya segudang sejarah serta prestasi. Pemain-pemain bintang pun menghuni skuad tiga tim tadi.


Soal lolosnya PBR ke semifinal, Dejan menegaskan jika timnya tidak semata-mata beruntung. Perlu perjuangan keras sejak awal hingga akhirnya PBR bisa menuai prestasi seperti saat ini.


"Bukan, bukan lucky team karena banyak orang yang bilang kita lucky team. Kita punya hati yang lebih besar dari tim lain, itu yang beda," tegas pria asal Serbia itu.



Sementara seolah ingin menegaskan laga tadi berjalan tanpa 'main mata', Dejan membuat penjelasan. "Saya pikir Persib main normal seperti biasa, kita main normal. Kita menunggu kesempatan. Babak kedua kita bisa cetak dua gol, Bepe bunuh diri," tuturnya.


Soal Persib yang tidak diberi penalti oleh wasit saat Konate Makan dilanggar, Dejan ogah berkomentar banyak. Menurutnya, keputusan penalti atau tidak adalah hak mutlak wasit.


"Kalau aku komen, aku takut bisa dihukum lagi," cetusnya.


Dejan menegaskan, dalam sepakbola Indonesia jangan sampai ada contoh negatif baik pengaturan skor atau perbuatan negatif lainnya.


"Kita jangan kasih contoh jelek sepakbola Indonesia seperti kemarin (pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang), seluruh dunia bercanda soal sepakbola Indonesia," tandasnya.



Simeone Sebut Atletico Harus Move On


MADRID – Pelatih Atletico Madrid , Diego Simeone , meminta agar anak-anak asuhnya melupakan euforia pada musim lalu dan fokus untuk menghadapi musim ini. Hal itu diungkapkan oleh pelatih asal Argentina tersebut agar pasukannya menjadi tim yang lebih baik lagi.


Hingga saat ini Atletico masih menempati urutan kelima dengan perolehan 20 poin atau tertinggal dua angka dari pemimpin tabel klasemen sementara, Barcelona. Di mana dalam sembilan laga yang sudah mereka lakoni pada musim ini, klub berjuluk Rojiblancos itu berhasil memetik enam kemenangan, dua hasil imbang, sekali kalah.


Meskipun penampilan Atletico tidak terlalu buruk untuk sebagian kalangan. Namun, tidak untuk Simeone, yang beranggapan bahwa skuadnya masih merasakan euforia atas keberhasilan menjadi kampiun La Liga musim lalu.


“Jika ingin menjadi tim yang lebih baik, kami harus mampu melupakan kenangan manis yang kami raih pada musim lalu. Karena bila masih terpaku pada hasil musim lalu, saya yakin kami tidak akan melangkah maju ke level yang lebih tinggi,” ujar Simeone, seperti dilansir Football Espana, Kamis (30/10/2014).


“Kini kami harus fokus dengan apa yang berada dihadapan kami. Ya, mereka (Real Madrid, Barcelona, Sevilla, dan Valencia) adalah para pesaing kami di kompetisi domestik. Kami tidak bisa membiarkan mereka terus menjauh, karena kami ingin berada di sana (papan atas klasemen) pada Januari atau Febuari,” sambung pelatih berusia 44 tahun tersebut.


“Kesempatan itu masih sangat terbuka, jadi saya meminta agar setiap pemain untuk melupakan musim lalu. Karena musim ini kami memiliki tahun yang sangat panjang untuk dilalui,” tuntasnya.



Kehadiran Rooney, Lambungkan Asa The Red Devils


MANCHESTER – Jelang laga bertajuk derby Manchester, Minggu (02/11/2014) kubu Setan Merah tampaknya tengah mendapat kabar gembira. Setelah kapten mereka, Wayne Rooney kemungkinan besar bakal tampil pasca menjalani hukuman akumulasi kartu.


Sebelumnya, striker yang akrab disapa Wazza itu harus absen sebanyak tiga laga akibat dikartu merah, saat United menang 2-1 atas West Ham United akhir bulan lalu. Hingga akhirnya, Rooney dapat kembali merumput dan bertepatan dengan laga kontra Manchester City.


Pemain bertubuh gempal itu pun berpeluang untuk mencatatkan rekor gol sepanjang masa, dalam laga derby kota Manchester. Pasalnya, saat ini ia telah mengemas 11 gol dari 22 pertandingan ketika bentrok dengan The Citizens.


Bagi rekan setimnya, Luke Shaw, kembalinya Rooney mampu membuat harapan para punggawa The Red Devils kian melambung tinggi. Mengingat sejak diganjar kartu merah, striker berusia 29 tahun itu hanya menonton dari tribun penonton.



“Ini adalah dorongan besar bagi kami untuk memiliki dia (Rooney) kembali. Ini sesuatu yang saya pikirkan, untuk melihat dia kembali di depan kami. Wayne (Rooney) benci duduk di sela-sela penonton,” jelas Shaw, seperti di lansir Super Sport, Kamis (30/10/2014).


Lebih lanjut, Shaw yang baru di datangkan United dari Southampton di jendela transfer musim panas lalu, menilai laga kontra David Silva dkk merupakan momen yang begitu penting. Bukan tanpa sebab, jika melihat rivalitas kedua tim yang sarat emosi.


“Ini cukup jelas apa artinya pertandingan ini untuk para fans dan klub. Saya tidak berpikir, saya perlu diberitahu tentang hal itu dan pemain baru yang lain juga akan menyadari. Ini adalah kesempatan besar bagi semua pemain yang terlibat di dalamnya. Kami perlu untuk bermain keluar menyerang,” sambung Shaw.



Juve Kalah, Bonucci 'Kambing Hitamkan' Lapangan


GENOA – Kekalahan perdana yang diterima oleh Juventus pada musim ini, dianggap salah satu pemainnya, Leonardo Bonucci dipengaruhi masalah non-teknis. Menurut pemain belakang berusia 27 tahun tersebut, faktor buruknya lapangan sangat berpengaruh.


Pada laga yang diselangarkan di markas Genoa, Stadio Comunale Luigi Ferraris, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB, Juve sebenarnya tampil lebih dominan. Namun, justru kubu tuan rumah yang akhirnya memecah kebuntuan setelah Luca Antonini sukses membobol gawang Gianluigi Buffon di penghujung pertandingan.


Dengan ini, klub berjuluk La Vecchia Signora pun mengalami kekalahan perdana mereka pada musim ini. Setelah pada delapan laga sebelumnya berhasil Juve berhasil memenangi tujuh laga dan satu hasil imbang.


Melihat hal tersebut, membuat Bonucci sedikit kecewa dengan hasil yang diraih klubnya tersebut pada laga melawan Genoa. Ia bahkan menyatakan bahwa kondisi lapangan yang sangat buruk ikut mempengaruhi hasil akhir pada pertandingan tersebut.


“Inilah yang namanya sepakbola, kami sepanjang pertandingan tampil lebih baik dari mereka (Genoa). Kami sukses mengusai jalannya pertandingan hingga menit ke- 90+3, namun mereka mampu memanfaatkan kelengahan kami dalam jangka waktu satu menit. Itu sungguh mengecewakan kami,” ujar Bonucci, seperti dikutip dari Football Italia, Kamis (30/10/2014).


“Selain itu, kondisi (lapangan) di sini sangat lah buruk. Kami tidak mampu mengontrol bola dengan baik karena lapangan sangat keras, saya rasa itu juga sangat berpengaruh terhadap skor akhir pada laga ini,” pungkas pemain berusia 27 tahun tersebut.



"Kecil Kemungkinan Saya Menangkan Ballon d'Or"


PARIS – Penyerang sekaligus kapten tim Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic menyatakan bahwa peluang dirinya sangat kecil untuk memenangi gelar pemain terbaik atau Ballon d’Or. Dia beralasan bahwa ketidaksertaan negaranya, Swedia di Piala Dunia 2014 sangat berpengaruh dalam penilaian dirinya.


Ibrahimovic sendiri masuk dalam 23 pemain calon peraih Ballon d’Or yang akan diumumkan Januari tahun depan. Akan tetapi, pemain berusia 31 tahun tersebut harus bersaing dengan nama-nama langganan peraih penghargaan tersebut seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.


Melihat kedua pesaingnya tampil di Piala Dunia, membuat keyakinan Ibrahimovic untuk memenangi penghargaan tersebut sangat kecil. Mengingat ia tidak bermain pada ajang kompetisi sepakbola terbesar di dunia tersebut.


“Saya memang masuk nominasi (kandidat peraih Ballon d’Or), namun rasanya sangat sulit untuk memenanginya. Itu karena Negara saya (Swedia) tidak tampil di Piala Dunia 2014 beberapa waktu lalu,” ucap Ibrahimovic, seperti dilansir situs resmi klub PSG, Kamis (30/10/2014).


“Mereka (para pemilik suara untuk memilih) akan lebih mengedepankan kandidat yang bermain di Piala Dunia. Saya rasa tidak terdapat banyak harapan untuk saya memenangi gelar itu untuk tahun ini,” tunta mantan pemain AC Milan tersebut.



Wednesday, October 29, 2014

Lewat Der Klassiker, Momen Dortmund Bangkit


DORTMUND – Bek Borussia Dortmund, Mats Hummels, menyebut laga melawan Bayern Munich pada akhir pekan ini menjadi kesempatan besar untuk mengembalikan kepercayaan diri timnya. Tim besutan Jurgen Klopp itu mengawali start buruk di awal musim ini dan nyaris terjerembab di zona degradasi.


Dortmund saat ini terperosok di peringkat 15 klasemen sementara Bundesliga dengan koleksi tujuh poin dari sembilan laga. Tapi Hummels tak gentar menghadapi Die Roten yang saat ini menguasai posisi puncak klasemen.


"Kami melakoni laga besar pada hari Sabtu. Ini adalah tantangan besar, tetapi jika ada satu laga bisa untuk mengembalikan kepercayaan diri, itu laga melawan Bayern," ujar Hummels dilansir Goal, Kamis (30/10/2014).


Terlepas dari performa buruk di liga, setidaknya Die Borussen mengantongi modal berharga sebelum berkunjung ke Allianz Arena. Mereka mengalahkan tuan rumah St. Pauli 3-0 di putaran kedua DFB-Pokal, Rabu (29/10/2014) dini hari WIB.


"Kami tidak pernah melalui periode seperti ini, itu bisa menghancurkan kepercayaan diri. Tapi kami telah mengambil langkah besar ke depan melawan St Pauli. Di babak kedua tidak berjalan sebaik babak pertama, tapi penting bagi kami untuk lolos ke babak selanjutnya. Secara keseluruhan ini performa yang dominan dari kami," tutupnya.



Dua Kemenangan Modal The Magpies Jungkalkan City

MANCHESTER – Pelatih Newcastle United, Alan Pardew mengklaim timnya melewati fase sulit di awal musim setelah mengamankan tiket ke babak selanjutnya di Capital One Cup atas Manchester City dengan skor 2-0, Kamis dini hari tadi.


Kemenangan itu terasa begitu manis saat meraihnya di hadapan ribuan fans The Citizens yang memadati Etihad Stadium, juga status City yang merupakan juara bertahan. Dua gol The Magpies diciptakan oleh Rolando Aarons dan Moussa Sissoko.


Kepada BBC Sport, Pardew menjelaskan kesannya usai pertandingan. “Kami telah mengantisipasi kemenangan ini. Kami mengakhiri dua laga sebelumnya dengan kemenangan dan membawa motivasi kami ke dalam laga tadi,” ujar Pardew, Kamis (30/10/2014).


“Kami berpikir bahwa kecepatan yang dimiliki oleh pemain kami dapat merepotkan pertahanan City, khususnya Gabriel Obertan. Dia sangat luar biasa, dan saya rasa merupakan salah satu pemain terbaik di laga tadi,” tambahnya.


Menyikapi krisis hasil yang mereka hadapi di awal musim ini, Pardew berkeyakinan mereka telah melewati masa suram itu. Saat itu posisinya di bangku pelatih The Magpies sempat terancam dan beberapa fans memberikan tekanan kepada manajemen untuk memecat Pardew.


“Kami mengalami kesulitan di bagian pertama musim ini, tetapi kami percaya kepada diri sendiri bahwa dapat melalui masa sulit itu. Saat ini kami memiliki kesempatan besar pada Sabtu depan untuk meyampaikan suatu pesan kepada fans kami,” tuntasnya.



Ancelotti Puji Penampilan Isco


KATALUNYAEntrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti, memuji kinerja anak asuhnya saat Los Blancos menghempaskan Cornella 4-1 di pertandingan Copa del Rey, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB. Tak lupa Ancelotti memberi kredit khusus kepada gelandang mudanya, Isco Alarcon.


Mantan gelandang Malaga melanjutkan form terbaiknya seperti saat bermain melawan Barcelona. Tentu hasil itu membuat Ancelotti sangat senang dengan penampilan konsisten pemain berusia 22 tahun itu.


"Tim bermain dengan serius. Kami melakukannya dengan baik dan akhirnya kami terus menekan mereka, jadi itu membuat saya senang. Kemenangan atas Cornella memberi arti bahwa mereka layak untuk menang, "kata Ancelotti seperti dilansir Football Espana, Kamis (30/10/2014).


"Ia (Isco) adalah pemain kesayangan kami. Dia bekerja, bergabung dan berlari. Dia berada dalam performa terbaiknya di Madrid, dan saya berharap dia terus berpacu dan meningkat," pujinya.


Isco juga tampil moncer ketika diberi kesempatan untuk turun menggantikan Gareth Bale di beberapa laga El Real belakangan ini.



"Kami Bermain Seperti di El Clasico"


MADRID – Usai namanya masuk dalam daftar pencetak gol saat Real Madrid menang 4-1 atas Cornella di Copa de Rey, Kamis dini hari tadi, striker pinjaman El Real, Javier Hernandez mengaku dirinya ingin memanfaatkan setiap kesempatan yang datang.


Dengan bertaburnya pemain bintang di barisan depan Madrid membuat pemain yang akrab disapa Chicharito itu tersisihkan. Apalagi dirinya datang dari Manchester United dengan status sebagai pemain pinjaman selama satu musim.


Namun di laga pertama Madrid di Copa del Rey, pelatih Carlo Ancelotti memberikan kesempatan langka kepada penyerang internasional Meksiko itu untuk bermain sejak menit pertama. Chicharito pun membayarkan dengan torehan satu gol.


“Saya bekerja keras untuk menangkap dan memanfaatkan setiap peluang, serta melakukan yang terbaik untuk klub ini,” ucap Chicharito usai pertandingan sebagaimana dikutip oleh Football-Espana, Kamis (30/10/2014).


“Pelatih meminta kami untuk bersikap profesional dan menghormati seluruh lawan. Kami bermain seperti yang kami tunjukkan di El Clasico. Saya tidak akan berdebat ketika ditarik keluar. Saya akan buktikan kualitas saya saat bermain,” tambahnya.


Selanjutnya, pria berusia 26 tahun itu juga menjelaskan proses tercipta golnya ke gawang tim asal Katalunya itu.


“James memberikan umpan kepada saya, saya melihat bola liar hasil tembakan Benzema dari belakang dan sudah fokus untuk menceploskan bola ke dalam gawang,” paparnya.



Barca Kembali Tambah Koleksi Trofi


GIRONA – Barcelona kembali menambah koleksi di lemari trofi mereka setelah mengalahkan Espanyol di Supercopa de Catalunya, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB. Laga tos-tosan menjadi penentu kemenangan Barca dengan skor 5-3, setelah imbang 1-1 di waktu normal. Ivan Rakitic menjadi penentu keberhasilan Barca meraih gelar lewat eksekusi penaltinya.


Jalannya Pertandingan


Barcelona menurunkan campuran pemain cadangan dan utama dalam starting XI di laga ini. Selain Jordi Masip yang menjadi kiper, ada pula Gerard Pique, Jordi Alba, dan Luis Suarez yang ditambah jam terbangnya oleh Luis Enrique di laga ini. Espanyol pun tidak menurunkan skuad inti mereka.


Laga baru berjalan 15 menit, Barcelona sudah unggul. Luis Suarez menari di kotak penalti, berhenti sejenak sebelum mengirim umpan silang cantik yang diselesaikan dengan baik oleh Gerard Pique.


Barca terlihat mengendalikan jalannya pertandingan hingga sisa babak pertama. Ancaman berarti Espanyol baru datang di menit 40 lewat Victor Alvarez. Namun, secara mengejutkan, Los Pericos bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua.


Memperoleh hadiah tendangan bebas di daerah ideal, Anaitz Arbilla yang menjadi eksekutor sukses memperdaya Jordi Masip dengan tembakan cantiknya. Keadaan buntu dengan banyaknya pergantian pemain. Namun secara teknis, Barca mulai menguasai ketika Ivan Rakitic dan Xavi turun ke lapangan.


Di ujung babak kedua, Espanyol nyaris membalikkan keadaan jika tidak ada Jordi Masip yang menghalau tembakan. Untuk menentukan pemenang, dimulailah drama adu penalti. Eksekutor pertama Xavi mulus melakukannya. Demikian pula Victor Sanchez. Penendang kedua, Sandro Ramirez dan Anaitz Arbilla sama-sama bisa dibaca kiper lawan.


Alen Halilovic menendang penalti dengan sempurna. Abraham justru mengirim bola jauh ke sudut atas gawang Masip. Alejandro Grimaldo menambah keunggulan Barca lewat eksekusi cantiknya.Jordan menjaga jarak dengan penalti ke daerah tengah gawang.


Eksekutor terakhir Ivan Rakitic memastikan kemenangan Barca dengan kedudukan 1-1 (4-2). Barcelona pun meraih trofi Supercopa de Catalunya untuk kesembilan kali.


Penendang Penalti:


Barcelona:


Xavi O


Sandro X


Halilovic O


Grimaldo O


Rakitic O


Espanyol:


Jordan O


Victor Sanchez O


Arbilla X


Abraham X


Susunan Pemain:


Barcelona: Masip; Adriano (Grimaldo ’73), Piqué (Montoya ’46), Bartra, Jordi Alba; Samper (Halilovic ’76), Rafinha (Xavi ’62), Sergi Roberto (Rakitic ’62); Pedro (Adama ’46), Suárez (Sandro ’46), Munir.


Espanyol: Pau; Arbilla, Raul Rodríguez, Eric, Clerc (Jordan ’46); Mattioni (Duarte ’46), Salva Sevilla ( Víctor Sánchez ’46), Álex, Victor Alvarez (Abraham ’46), Pol Llonch (Luque ’46), Jairo (Héctor Rodríguez ’83).



Allegri Salahkan Kondisi Lapangan


GENOVA – Pelatih Juventus, Max Allegri mengkambinghitamkan kondisi lapangan Stadio Luigi Ferraris sebagai buang keladi kekalahan Bianconeri atas Genoa dengan skor 0-1 di lanjutan Serie A. Gol tunggal tuan rumah diciptakan oleh Luca Antonini di penghujung laga.


“Kami bermain di atas lapangan yang buruk. Anda tidak dapat bermain sepakbola dengan kondisi lapangan seperti itu. Kami telah bertarung dan bekerja keras untuk menang, tetapi kami kebobolan di ujung laga. Kami meninggalkan Genoa dengan kekecewaan,” ucap Allegri kepada Sky Sports Italia, Kamis (30/10/2014).


Kekalahan ini adalah yang pertama kalinya bagi Bianconeri sepanjang musim 2014-2015. Walau pada akhir pekan lalu Andrea Pirlo dkk menang 2-0 atas Palermo, namun di laga sebelumnya mereka juga kepayahan melawan tim lemah dan ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo.


Disebut timnya sedang mengalami krisis hasil, mantan pelatih AC Milan itu mengaku tak khawatir walau data statistik menunjukkan Juve mengalami dekadensi performa. Apalagi kenyaman mereka sebagai capolista mulai terusik dengan kehadiran Roma yang kini memiliki poin sama dengan mereka.


“Saya tidak khawatir di samping apa yang terlihat di statistik. Melawan Sassuolo, kami melakukan segalanya hasil seri bisa kami dapatkan. Hari ini kami kurang beruntung. Sebelum laga kami memiliki keunggulan tiga poin, khususnya secara head-to-head dengan Roma,” tambah Allegri.


“Saya harap ada pembelajaran yang didapat hari ini untuk mempersiapkan tim di masa depan lebih baik lagi, Anda tahu tidaklah mungkin untuk memenangkan seluruh pertandingan,” pungkasnya.



Pellegrini Akui City Bermain Buruk


MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini mengakui bahwa tim arahannya tidak bermain baik saat kalah dari 0-2 dari Newcastle United di ajang Capital One Cup, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB.


Kekalahan City semakin terasa saat berlaga di hadapan ribuan fans yang memadati Etihad Stadium, juga status mereka sebagai juara bertahan di ajang Capital One. Dua gol yang diciptakan Rolando Aarons dan Moussa Sissoko membuyarkan semangat juang Stevan Jovetic dkk.


Dalam sebuah sesi wawancara usai pertandingan, mantan pelatih Real Madrid itu mengakui pemainnya bermain di bawah standar. “Kami tidak bermain bagus dan kebobolan dengan dua gol yang mudah. Kami tidak mengambil kesempatan untuk mencetak gol,” ungkap Pellegrini seperti dilaporkan Sportsmole, Kamis (30/10/2014).


“Pemain begitu banyak berlain, mencoba untuk melakukannya lebih baik lagi tetapi kami tidak mampu karena kami tidak bermain dalam keadaan yang baik saat ini. Saya rasa Newcastle layak untuk menang, walau kami memiliki empat atau lima peluang untuk mencetak gol,” tambahnya.


Meski telah mengakui timnya kalah, namun pelatih asal Cili itu belum mau berspekulasi apa yang menjadi penyebab kemunduran performa mereka. Apalagi pada akhir pekan nanti Kun Aguero dkk akan menghadapi laga derby Manchester di Premier League.


Situasi di ruang ganti City semakin pelik setelah David Silva mengalami cedera di awal laga dan digantikan oleh Samir Nasir.



"Musim ini, Liverpool Layak Mendapatkan Trofi"


LIVERPOOL – Kegagalan Liverpool untuk meraih trofi di musim lalu nampaknya melecut semangat Striker Liverpool, Fabio Borini. Ia menegaskan bahwa timnya masih layak untuk bersaing dalam perburuan trofi musim ini.


Tim besutan Brendan Rodgers itu masih belum tersingkir dari semua kompetisi yang diikutinya. Yang terbaru mereka berhasil mengalahkan Swansea City dengan skor 2-1 dalam ajang Capital One Cup di putaran keempat.


Berkat kemenangan ini, The Reds berhak melaju ke putaran kelima dan masih menunggu undian untuk menentukan lawan mereka selanjutnya. Lantas, Borini bertekad ingin memenangkan trofi bersama klubnya.


"Ini sangat penting karena para fans dan kami sendiri layak mendapatkan trofi setelah berusaha dalam tiga tahun ini bersama Brendan Rodgers," jelas Borini seperti dilansir situs resmi klub liverpoofc.com, Kamis (30/10/2014).


"Saya rasa kami harus terus memaksakan diri sampai langkah terakhir (di kompetisi). Kemenangan selalu memberi kami kepercayaan diri, tapi cara kami bermain sepakbola mungkin yang paling penting,” tandasnya.



"Kemenangan yang Menakjubkan"


MANCHESTER – Newcastle United secara mengejutkan mendepak Manchester City dari Capital One Cup dengan skor 2-0 di Etihad Stadium, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB. Kepuasaan pun tidak dapat ditutupi oleh para punggawa Newcastle, begitu juga dengan Gabriel Obertan.


Skuad arahan Alan Pardew melanjutkan tren positif pada dua laga sebelumnya yang selalu mendulang kemenangan. Dua gol The Magpies diciptakan oleh Rolando Aarons pada menit keenam dan Moussa Sissoko pada menit 75.


Meski tak mencetak gol kemenangan, Obertan bermain penuh sepanjang 90 menit. Winger internasional Prancis itu bermain bagus di sisi kanan lapangan baik dalam menjaga dan berkontribusi dalam serangan balik Newcastle.


“Ini adalah kemenangan yang menakjubkan. Saya sudah membela Newcastle sejak lama dan ini adalah kemenangan pertama kami di Manchester,” ucap Obertan usai laga kepada Sky Sports News, Kamis (30/10/2014).


“Kepercayaan diri kami selalu ada, kami tinggal meneruskan kerja keras dan kami memiliki filosofi bermain yang bagus. Jadi hasil ini membanggakan untuk setiap orang di klub, fans, dan pelatih,” tambahnya.


Sebagai informasi, The Citizens memulai laga dengan menyandang status sebagai juara bertahan, dan banyak pihak menjagokan mereka kembali untuk mengangkat trofi. Musim lalu mereka mengalahkan Sunderland di final Capital One Cup dengan skor 3-1.



PBR Tak Ingin 'Mengemis' dan Lakukan Sepakbola Gajah


BANDUNG – Pelita Bandung Raya (PBR) mengincar kemenangan saat melawan Persib Bandung dalam lanjutan babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014, Kamis (30/10/2014). Tapi yang perlu ditegaskan, The Boys Are Back ingin menang dengan cara sportif tanpa harus 'mengemis' pada tim tamu.


Dalam laga nanti, PBR membutuhkan kemenangan jika ingin lolos ke semifinal. Jika menang, PBR akan otomatis lolos. Tapi jika hasil imbang atau kalah, nasib PBR akan ditentukan hasil akhir antara Persebaya Surabaya vs Mitra Kukar.


Integritas pun dikedepankan PBR meski sangat membutuhkan kemenangan. Bahkan sepakbola gajah seperti dalam laga PSS Sleman vs PSIS Semarang dipastikan tidak akan terjadi dalam laga nanti.


"Kita akan menjaga integritas dan tidak akan melakukan sepakbola seperti itu. Kita mencari kemenangan dan kita harus berjuang dengan diri sendiri," kata Manajer PBR, Rawindra Ditya, di Bandung.


Dalam laga nanti, seluruh pemain PBR dalam kondisi fit. Mereka juga tidak ada yang absen karena akumulasi kartu. Hal itu akan jadi bekal berharga bagi PBR untuk melawan saudara tuanya.


Meski menegaskan target kemenangan, PBR tidak akan terbebani dalam laga nanti. Sebab target pertama PBR untuk lolos ke babak delapan besar sudah tercapai.


"Kita akan bermain tanpa beban, tidak peduli nanti lolos atau tidak. Kita tim muda, baru dua tahun, kita tidak ingin muluk-muluk," ungkap Rawindra.



Jelang Musim Baru, Persik Kalkulasi Kebutuhan


Paling keliatan adalah rencana PT Liga Indonesia mengembalikan format satu wilayah pada 2015 nanti setelah musim ini memakai dua wilayah. Secara sederhana dan logis, format satu wilayah bakal menyedot banyak dana jika melihat jumlah pertandingan.


Musim ini dengan dua wilayah, tiap tim melakoni total 20 pertandingan. Setelah dikembalikan menjadi satu wilayah, maka jumlah pertandingan hampir dua kali lipat banyaknya. Kebutuhan dana dipastikan membengkak untuk laga away.


Sedangkan musim ini saja Macan Putih sudah terseok-seok, baik secara prestasi maupun kecukupan ekonomi. Di akhir putaran dua lalu bahkan sempat mengalami keterlambatan pembayaran gaji. Sampai saat ini belum ada formula jitu menghadapi tantangan itu.


Manajemen menanggung beban menciptakan tim yang lebih bersaing sekaligus menjaga keseimbangan neraca keuangan agar tidak oleng di pertengahan musim. Jika gagal merealisasikan keduanya, maka Persik terancam tetap menjadi tim papan bawah atau malah lebih buruk lagi.


"Manajemen masih terus mengalkulasi kebutuhan musim depan. Saya juga merasa tugas akan lebih berat jika kompetisi kembali ke format satu wilayah. Kebutuhan tim naik dua kali lipat, itu belum termasuk untuk belanja pemain," kata Sekretaris Persik Kediri Barnadi.


Persik menjadi salah satu tim ISL dari Jawa Timur yang sumber dananya belum pasti. Setelah musim ini tidak lagi bekerjasama secara resmi dengan PT Gudang Garam, penggalian dana yang dilakukan manajemen kurang optimal dan berimplikasi pada kualitas tim.


Untuk menyiasati cekaknya dana, tim yang bermarkas di Stadion Brawijaya sempat memanfaatkan sebagian besar sisa kekuatan di Divisi Utama. Langkah tersebut tak sepenuhnya berhasil karena Persik dipaksa berkutat di papan bawah sepanjang musim.


"Mencari sponsor sebanyak mungkin menjadi tugas pertama yang harus dilakukan. Semoga dengan bertahannya Persik di ISL membuat sponsor lebih tertarik bekerjasama," harapnya. Belum jelasnya anggaran musim depan juga membuat proyeksi tim musim depan masih buram.


Bahkan manajemen belum bisa memastikan siapa saja pemain yang akan dipertahanan maupun direkrut. Kalkulasi kasar, untuk menjadi tim kompetitif atau minimal papan tengah dalam format satu wilayah, dibutuhkan dana segar minimal Rp20 miliar.



Milan Antiklimaks di Sant'Elia


CAGLIARI – Cagliari Calcio berhasil menahan imbang AC Milan dengan skor 1-1 di laga lanjutan Serie A, Kamis (30/10/2014) WIB. Cagliari bermain lebih efektif dengan kecepatan pemainnya dan beberapa kali membuat pertahanan Rossoneri berantakan. Bahkan mereka sempat unggul terlebih dahulu melalui Victor Ibarbo.


Milan sempat menjawab tekanan tuan rumah dengan gol cantik yang diciptakan oleh Giacomo Bonaventura dari luar kotak penalti. Setelahnya tim arahan Filippo Inzaghi itu malah bermain anti klimaks. Ini adalah hasil imbang keempat Milan musim ini.


Jalannya pertandingan


Babak pertama


Kick off babak pertama di Stadio Sant’Elia! Fernando Torres kembali masuk ke starting line-up AC Milan setelah pada akhir pekan lalu memulai pertandingan dari bangku cadangan. Milan coba mengambil inisiatif penguasaan bola. Namun tuan rumah bereaksi dengan permainan agresif mereka.


Nyaris saja Rossoneri tertinggal andai Adil Rami tidak melakukan penyelamatan gemilang menghalau sepakan Ibarbo ke gawang kosong Milan di menit empat. Skor masih 0-0. Milan baru membalasnya dengan sebuah percobaan dari Sulley Muntari yang dapat diamankan Allesio Cragno pada menit sembilan.


Sudah 10 menit berlalu dan dua kartu kuning telah keluar dari saku wasit, Doveri kepada Danilo Avelar dan Muntari. 71 persen berbanding 29 persen saat ini penguasaan bola dimiliki oleh Cagliari.


Kombinasi permainan yang diterapkan oleh Cagliari terlihat lebih efektif sejauh ini, dengan pola satu sentuhan para pemain Cagliari sudah dapat merangsek ke dalam pertahan Milan dengan mudah.


Stadio Sant’Elia bergemuruh di menit 25, Victor Ibarbo membawa tuan rumah sementara unggul dengan sebuah tandukan yang gagal diantisipasi oleh Christian Abbiati. Sebuah skema serangan balik cepat menjadi momok pertahanan Milan di laga ini.


Tujuh menit berselang, kombinasi serangan Cagliari kembali membahayakan gawang Milan. Kali ini sodoran cermat dari Ibarbo kepada Marco Sau. Berhadapan satu lawan satu dengan Abbiati, Sau gagal menaklukan kiper gaek itu.


What a crack! Giacomo Bonaventura menyamakan kedudukan di menit 35. Sebuah tembakan fantastis dilepaskan oleh pemain anyar Rossoneri tersebut yang melihat posisi kiper tak berada dalam posisi ideal. 1-1 game on!


Pertandingan memasuki lima menit akhir di paruh pertama. Hingga peluit panjang berbunyi kedudukan masih sama kuat yakni 1-1. Secara keseluruhan, Cagliari bermain lebih efektif dibanding dengan Rossoneri.


Babak kedua


Hingga babak kedua berjalan 10 menit, tridente Milan terlihat tidak bekerja dengan baik. Praktis hanya Honda yang tampil lebih baik ketimbang dua rekan lainnya, Fernando Torres dan Stephan El Shaarawy.


Conti! Kapten Cagliari itu nyaris membawa tuan rumah kembali unggul pada menit 58. Menerima umpan freekick dari Cossu, Conti menyambarnya dengan sebuah tendangan yang membentur sisi luar tiang gawang Abbiati.


Terus-menerus buntu dalam melepaskan serangan, pelatih Filippo Inzaghi coba mencari alternatif lain dengan memasukkan Jeremy Menez menggantikan El Shaarawy yang tidak bermain efektif. Begitu juga dengan komposisi lini tengah, Pippo mekakukan perubahan dengan hadirnya Poli menggantikan Muntari di menit 69.


Pertandingan menyisakkan 15 menit jelang bubaran. Tendangan penjuru didapat Milan yang dieksekusi oleh Honda yang berhasil dikawal dengan baik oleh pertahanan tuan rumah. Pazzini masuk menggantikan Torres di menit ke-78.


Sebuah tembakan akrobatik dilepaskan oleh Nigel de Jong yang melayang jauh dari target tembak, disusul oleh siulan dari tifosi Cagliari. Laga memasuki 10 menit akhir. Milan terlihat sudah kehabisan akal untuk menembus pertahanan Cagliari yang bermain apik.


Pertandingan pun berakhir di Stadio Sant’Elia dengan kedudukan sama kuat 1-1. Ini adalah hasil seri keempat musim ini bagi Milan.


Susunan pemain


Cagliari Calcio (4-3-3): Alessio Cragno; Antonio Balzano, Luca Rossettini, Luca Ceppitelli, Danilo Avelar; Lorenzo Crisetig, Daniele Conti (Donsah 72’), Albin Ekdal; Víctor Ibarbo, Marco Sau (Longo 90’), Andrea Cossu (Farias 84’).


AC Milan (4-3-3): Diego Lopez; Ignazio Abate, Alex da Costa, Adil Rami, Mattia De Sciglio; Giacomo Bonaventura, Nigel De Jong, Sulley Muntari (Poli 69’); Keisuke Honda, Fernando Torres (Pazzini 78’), Stephan El Shaarawy (Menez 67’).



Bayern Kembali Ingin Bajak Reus


MUNICH – Menjelang duel panas Bayern Munich kontra Borussia Dortmund pada akhir pekan nanti, presiden Bayern Karl-Heinz Rummenigge mulai memanaskan atmosfer. Ia kembali menegaskan minatnya untuk membajak Marco Reus ke Allianz Arena.


Bukan rahasia lagi bila Die Rotten menginginkan Reus. Gelandang serang Jerman itu sudah beberapa kali menjadi sorotan utama setelah pendekatan dan komentar-komentar yang dilakukan kubu Bayern. Akan tetapi hingga kini belum ada realisasi rencana tersebut.


Beberapa hari menuju Der Klassiker, sekali lagi Rummenigge menyampaikan keinginan mendatangkan Reus. "Kami tahu kualitas yang dimiliki Reus dan kami tahu release clause yang ada dalam kontraknya. Pemain muda Jerman dengan kualitas seperti Reus membuat kami tertarik, tapi saya tak mau menyakiti perasaan Dortmund." kata Rummenigge seperti dilansir Soccerway, Kamis (30/10/2014).


Rummenigge juga menyampaikan, bahwa pendekatannya tak mendapatkan respon dari Dortmund untuk menyambut keinginan Bayern terkait transfer Reus. Bayern pun tak mempermasalahkan dana senilai 25 juta euro digelontorkan demi mendapatkan jasa pemain 25 tahun itu.


Sebagai tambahan, Bayern telah memboyong dua pemain penting Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir, Mario Gotze (2013) dan Robert Lewandowski (2014).



Gol Cepat Aarons Bikin City Tertinggal


MANCHESTER – Manchester City tertinggal 0-1 atas tamunya Newcastle United di putaran keempat Capital One Cup 2014, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB. Gol cepat The Magpies tercipta saat laga baru berjalan enam menit.


City yang menurunkan skuad terbaiknya, terpaksa harus mengganti David Silva yang hanya mampu bermain selama sembilan menit karena mengalami cedera pada lututnya. Sementara, Newcastle menurunkan pemain mudanya Rolando Aarons yang sukses membobol gawang The Citizens.


Jalannya Pertandingan


Newcastle memulai pertandingan babak pertama. Mereka langsung mencoba menekan, namun lini tengah Manchester City sudah siap dan memberikan respon dengan baik.


Tak membutuhkan waktu yang lama Newcastle sukses menjebol gawang City. Gol Rolando Aarons di menit keenam. Berawal dari kesalahan Fernandinho, bola yang diberikan ke belakang berhasil diserobot dan membuat Aarons dengan mudah mengarahkan bola datar di antara kedua kaki Willy Caballero. Skor 1-0 untuk The Magpies.


Meskipun ketinggalan, City masih bermain dengan tenang. Tapi sayang David Silva sepertinya tidak bisa melanjutkan pertandingan. Silva nampak mengalami cedera pada lututnya dan langsung digantikan oleh Samir Nasri di laga yang baru berjalan sembilan menit.


City mendapat peluang di menit ke-19, terjadi kemelut di depan gawang Newcastle. Bola bergulir cepat di kotak penalti hingga Stefan Jovetic yang mendapatkan bola, sembari menjatuhkan diri ia melepaskan tembakan. Namun, arah tembakan masih melebar.


Berbalik The Citizens yang menekan menit 27, hampir saja bek Newcastle Fabricio Coloccini melakukan gol bunuh diri. Bermaksud menghalau umpan Aleksandar Kolarov, bola justru berputar arah dan menuju ke gawang untung arah bola masih melebar.


Hingga sepuluh menit jelang turun minum, Serangan dari City terlihat monoton. Bola yang digiring di lini tengah selalu dimainkan ke sisi sayap kemudian diumpan silang. Kondisi ini memudahkan Coloccini dkk mematahkan serangan.


Wasit akhiri pertandingan babak pertama dengan skor 1-0 untuk keunggulan Newcastle.


Susunan Pemain:


Manchester City: W. Caballero, A. Kolarov, M. Demichelis, E. Mangala, B. Sagna, Y. Toure, J. Milner, D. Silva ( S. Nasri 9’), Fernandinho, S. Jovetic, E. Dzeko.


Newcastle United: R. Elliot, F. Coloccini, R. Taylor, D. Janmaat, M. Haidara, P. Dummet, J.Colback, M. Abeid, R. Aarons, G. Obertan, A. Armstrong.



Penampilan Isco Pukau Rekan Setimnya


MADRID – Penampilan brilian gelandang Real Madrid, Isco Alarcon, membuat rekan setimnya terpukau. Ya, pemain anyar Los Blancos, James Rodriguez mengaku dirinya terkejut dengan kualitas yang dimiliki Isco.


Kehadiran James di Madrid pada musim panas kemarin diprediksi bakal menenggelamkan nama Isco. Pasalnya, kedua pemain menempati pos yang sama di lini tengah. Namun, James memiliki peluang lebih baik untuk menghuni starting XI karena ia dibeli dengan sangat mahal dari AS Monaco.


Namun tanpa disangka, Isco tak terpuruk. Ia justru masih bisa mempertahankan eksistensinya di skuad besutan Carlo Ancelotti. Ia makin moncer ketika diberi kesempatan untuk turun menggantikan Gareth Bale di beberapa laga El Real belakangan ini.


James pun tak menyangka dirinya bakal begitu terkesan dengan performa dan kemampuan yang ditampilkan oleh mantan bintang Malaga tersebut.


"Semua pemain Madrid sangat berkualitas. Mungkin salah satu yang paling membuat saya terkejut adalah Isco. Saya sangat menyukainya," ujar James dilansir Soccerway, Kamis (30/10/2014).


Saat ini top skor Piala Dunia 2014 itu masih bekerja keras untuk beradaptasi. Disamping itu, pemain berkebangsaan Kolombia itu juga mengutarakan keinginannya untuk bisa bermain sebagai playmaker.


"Saya tenang, saya tahu bahwa saya harus beradaptasi tetapi melalui kerja keras saya bisa meningkatkan kemampuan saya dan saya tahu bahwa penampilan saya masih bisa meningkat. Saya akan selalu siap. Tanpa ragu, saya ingin bermain sebagai playmaker," tandasnya.



Bermain Lepas, Cagliari Imbangi Rossoneri

CAGLIARI – AC Milan sempat tertinggal 0-1 dari Cagliari dalam laga lanjutan Serie A 2014-2015 sebelum Giacomo Bonaventura mencetak gol cantik dari luar kotak penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 di 45 menit pertama, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB.



Cagliari bermain lebih efektif dibanding Rossoneri. Sepakbola menyerang yang dikembangkan oleh Znedek Zeaman mulai terlihat. Bermain di hadapan ribuan tifosi yang memadati Stadio Sant’Elia, tuan rumah bermain lebih lepas.


Jalannya pertandingan


Babak pertama


Kick off babak pertama di Stadio Sant’Elia! Fernando Torres kembali masuk ke starting line-up AC Milan setelah pada akhir pekan lalu memulai pertandingan dari bangku cadangan. Milan coba mengambil inisiatif penguasaan bola. Namun tuan rumah bereaksi dengan permainan agresif mereka.


Nyaris saja Rossoneri tertinggal andai Adil Rami tidak melakukan penyelamatan gemilang menghalau sepakan Ibarbo ke gawang kosong Milan di menit empat. Skor masih 0-0. Milan baru membalasnya dengan sebuah percobaan dari Sulley Muntari yang dapat diamankan Allesio Cragno pada menit sembilan.


Sudah 10 menit berlalu dan dua kartu kuning telah keluar dari saku wasit, Doveri kepada Danilo Avelar dan Muntari. 71 persen berbanding 29 persen saat ini penguasaan bola dimiliki oleh Cagliari.


Kombinasi permainan yang diterapkan oleh Cagliari terlihat lebih efektif sejauh ini, dengan pola satu sentuhan para pemain Cagliari sudah dapat merangsek ke dalam pertahan Milan dengan mudah.


Stadio Sant’Elia bergemuruh di menit 25, Victor Ibarbo membawa tuan rumah sementara unggul dengan sebuah tandukan yang gagal diantisipasi oleh Christian Abbiati. Sebuah skema serangan balik cepat menjadi momok pertahanan Milan di laga ini.


Tujuh menit berselang, kombinasi serangan Cagliari kembali membahayakan gawang Milan. Kali ini sodoran cermat dari Ibarbo kepada Marco Sau. Berhadapan satu lawan satu dengan Abbiati, Sau gagal menaklukan kiper gaek itu.


What a crack! Giacomo Bonaventura menyamakan kedudukan di menit 35. Sebuah tembakan fantastis dilepaskan oleh pemain anyar Rossoneri tersebut yang melihat posisi kiper tak berada dalam posisi ideal. 1-1 game on!


Pertandingan memasuki lima menit akhir di paruh pertama. Hingga peluit panjang berbunyi kedudukan masih sama kuat yakni 1-1. Secara keseluruhan, Cagliari bermain lebih efektif dibanding dengan Rossoneri.


Susunan pemain


Cagliari Calcio (4-3-3): Alessio Cragno; Antonio Balzano, Luca Rossettini, Luca Ceppitelli, Danilo Avelar; Lorenzo Crisetig, Daniele Conti, Albin Ekdal; Víctor Ibarbo, Marco Sau, Andrea Cossu.


AC Milan (4-3-3): Diego Lopez; Ignazio Abate, Alex da Costa, Adil Rami, Mattia De Sciglio; Giacomo Bonaventura, Nigel De Jong, Sulley Muntari; Keisuke Honda, Fernando Torres, Stephan El Shaarawy.



Mourinho Kecewa dengan Dua Bintang Chelsea


Dua bintang Chelsea yang dimaksud adalah Andre Schurrle dan Mohamed Salah. Menurut pelatih karismatik itu, keduanya bermain di bawah standar yang diharapkan, bahkan Mou berujar mudah baginya untuk memilih susunan pemain yang akan turun di laga selanjutnya.


“Mereka membuat saya terlalu mudah memilih tim yang bermain akhir pekan nanti,” ujar Mourinho kepada ESPN, Kamis (30/10/2014).


“Saya mengharapkan para pemain menghadirkan kesulitan dan masalah kepada saya. Saya suka menghadapi masalah (memilih susunan pemain), tetapi banyak di antara mereka tidak dapat melakukannya,” tambahnya.


Pria asal Portugal itu juga mengharapkan pemain yang diturunkan bermain lebih bagus ketimbang mereka yang bermain di akhir pekan lalu. Tetapi pada kenyataanya tak seperti yang diharapkan.


Ditanya apakah Schurrle dan Salah telah mengecewakannya, Mourinho mengamini hal tersebut. Schurrle bergabung dengan Chelsea tahun lalu, sedangkan Salah tiba di Stamford Bridge pada Januari lalu dengan biaya transfer mencapai 11 juta pounds.



Mantan Bintang Arsenal Ogah Tinggalkan Premier League


LONDON – Gelandang Barcelona yang juga eks pemain Arsenal, Alex Song ingin statusnya dipermanenkan oleh West Ham United pada musim depan. Song mengaku sangat menikmati tiap menit laga bersama klub asal London itu dan ogah meninggalkan Premier League.


Manajer West Ham, Sam Allardyce, memboyong pemain internasional Kamerun itu ke Upton Park dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Mantan gelandang The Gunners itu tampil meyakinkan bersama The Hammers yang kini menduduki posisi keempat Premier League setelah kemenangan 2-1 atas Manchester City akhir pekan lalu.


Song juga dianugerahi Man of the Match pada laga tersebut, dan pemain 27 tahun ini dikabarkan tertarik untuk mematenkan statusnya di Upton Park dan tetap berada di Inggris.


"Saya pikir masa depan saya akan berada di sini (di Inggris). Keluarga saya, semua orang senang di sini. Saya sangat senang untuk kembali ke Inggris,” ujar Song seperti dilansir Soccerway, Kamis (28/10/2014).


"Saya selalu mengatakan jika saya pindah dari Barcelona, saya akan kembali datang ke Inggris dan masa depan saya memang berada di sini. Saya hanya ingin menikmati bermain saat ini dan kami akan melihat apa yang terjadi di akhir musim," pungkasnya.



"Saya Kembali Bila Wenger Menginginkan Saya"

Liga Inggris Rabu, 29 Oktober 2014 19:07 WIB

Sturridge: Why Always Balo?


Daniel Sturridge membela rekan satu timnya, Mario Balotelli yang menjadi korban media sehingga dibenci oleh banyak kalangan.



Schalke Belum Bicarakan Kontrak Boateng

Liga Jerman Sabtu, 25 Oktober 2014 12:53 WIB

Gotze Siap untuk Tuntutan Besar


Tampil menawan dengan menyarangkan tujuh gol dalam 12 pertandingan tak lantas membuat Guardiola puas dengan penampilan Gotze. Pelatih asal Spanyol itu menuntut lebih.



Hanya Persebaya Berani Mainkan Pemain 'Mentah'


Dikalkulasi dari kesempatan bermain, hanya Persebaya Surabaya yang paling sering menurunkan pemain muda. Ada Fandi Eko Utomo, Alvin Tuasalamony, Manahati Lestusen, Novri Setyawan, Subo Seto, dan Zaenal Haq. Namun sebagian besar dari mereka bukan nama baru.


Artinya sejumlah pemain yang di antaranya tergabung Tim Nasional U-23 tersebut tidak tumbuh bersama klub, tapi dicomot ketika kemampuannya sudah jadi. Sedangkan pemain seperti Subo Seto dan Zaenal Haq baru terpakai ketika Persebaya diterpa badai cedera.


Tapi itu sudah cukup lumayan, karena di tim lain lebih parah. Nyaris tak ada generasi anyar yang meyakinkan. Sama sekali tidak ada nama baru dan layak disebut sebagai bintang masa depan.


Arema Cronus yang selama ini getol mengoleksi pemain muda, nyatanya juga dikalahkan oleh ambisi. Target tinggi tim berjuluk Singo Edan membuat pelatih Suharno harus memilih pemain senior dan jarang memberikan kesempatan kepada pemain muda.


Sebelumnya diperkirakan pemain belia macam Irsyad Maulana dan Gilang Ginarsa menapaki tahap baru musim ini. Ternyata mereka nyaris tak terdengar karena kalah bersaing.


Beralih ke Lamongan, Persela yang musim lalu sempat mengorbitkan Fandi Eko Utomo dan Eky Taufik, musim ini malah tak memperkenalkan wajah baru. Komposisi tim asuhan Eduard Tjong semuanya senior, dengan pemain reguler termuda Bijahil Chalwa yang berusia 24 tahun.


Pemandangan yang sama juga terlihat di Persegres Gresik United, Persepam Madura United dan Persik Kediri. Persegres hanya diwakili David Faristian (24 tahun) sebagai pemain muda yang kerap masuk tim utama. Di Persepam hanya ada Rossy Noprihanis (23 tahun).


Sementara di Persik Kediri, pemain muda yang bermain reguler adalah full back Syaiful Indra Cahya (22 tahun) dan kiper Tedi Heri (23 tahun). Dua pemain ini mewakili generasi muda di tengah tim Macan Putih yang dipadati pemain-pemain veteran.


Persaingan di kompetisi musim ini disebut menjadi salah satu sebab sulitnya memercayai pemain muda yang minim pengalaman. Hampir tiap tim disibukkan targetnya sendiri-sendiri, ada yang bernafsu juara dan ada pula yang menghindari degradasi.


"Dengan target tinggi, seorang pelatih harus memilih pemain yang paling siap di setiap pertandingan. Kadang harus diakui pemain muda memiliki masalah dalam menghadapi tekanan. Sedangkan seorang pemain harus siap dalam segala aspek," kata Pelatih Arema Suharno beberapa waktu lalu.


"Itu yang kemudian membuat pelatih menilai mereka belum siap. Karena bagaimana pun performa seorang pemain bisa memengaruhi performa tim secara umum. Saya rasa pemain muda akan memiliki kesempatan tersendiri secara bertahap," imbuh eks pelatih Deltras Sidoarjo dan Persiwa Wamena ini.


Hal serupa juga pernah dihadapi Persik Kediri yang sepanjang musim harus berjuang agar tak terdegadasi. Tekanan dan harapan agar tidak sampai kembali ke Divisi Utama, membuat Persik masih percaya pada kekuatan pemain veterannya karena alasan pengalaman.


Asisten Pelatih Persik Musikan sempat mengatakan dirinya tidak memiliki banyak kesempatan untuk memberikan jam terbang untuk pemain muda selain Syaiful Indra Cahya dan Tedi Heri. Target Persik untuk tidak terdegradasi membutuhkan pemain dengan kualitas dan mental mumpuni.


"Saya rasa adanya Syaiful (Indra Cahya) dan Tedi (Heri) cukup mewakili generasi muda Persik. Sebenarnya ada beberapa pemain lagi dari tim U-21, namun tentu jam bermain mereka sangat minim dan tekanan di ISL terlalu berat," jelas Musikan.



Balotelli Dibela (lagi)

LIVERPOOL – Setelah Daniel Sturridge membela rekan satu timnya, Mario Balotelli, kini pembelaan untuk striker bengal itu kembali datang dari salah satu punggawa Liverpool. Adalah Kolo Toure yang meyakini Balo akan meneruskan pekerjaannya sebagai pencetak gol The Reds.


Masuk menggantikan Rickie Lambert, Balotelli mencetak gol keduanya untuk Livepool saat bersua dengan Swansea City di Capital One Cup, 28 Oktober kemarin. Satu gol lainnya dicetak oleh Dejan Lovren di penghujung laga, sekaligus melanjutkan petualangan The Reds di Capital One Cup.


Gol tersebut menjadi jawaban bagi striker berbanderol 16 juta pounds itu. Balo diketahui menjadi sasaran kritik dalam beberapa pekan terakhir, namun bagi Toure striker internasional Italia itu telah menemukan ketajamannya lagi sebagai goal getter.



“Untuk para penyerang, gol adalah makanan mereka. Mario (Balotelli) membutuhkan asupan itu (gol), sekarang dia telah mencetak satu, dia akan melakukannya lagi. Itu pasti,” ujar Toure kepada Liverpool Echo, Kamis (30/10/2014).


“Gol itu akan meningkatkan kepercayaan dirinya. Dia adalah pemain hebat dan hanya belum banyak mencetak gol. Balo adalah salah satu penyerang terbaik di dunia, mulai saat ini dia akan lebih sering mencetak gol,” tambahnya.


Sebagai informasi, akhir pekan nanti Liverpool akan bertandang ke markas Newcastle United dalam lanjutan Premier League musim 2014-2015. Saat ini tim besutan Brendan Rodgers itu berada di urutan tujuh papan klasemen sementara.



"Modric Pantas Masuk Nominasi Ballon d'Or"


SPLIT – Mantan pelatih Kroasia, Slaven Bilic, menyebut Luka Modric sebagai sosok gelandang terbaik di dunia saat ini. Menurutnya, Modric pantas masuk nominasi FIFA Ballon d'Or menyusul kinerja baik sepanjang 2014.


Pemain 29 tahun itu telah menjadi salah satu pemain terbaik Real Madrid tahun ini, karena telah memenangkan trofi Copa del Rey dan Liga Champions. Namun, sedikit mengejutkan namanya tidak masuk daftar 23 pemain untuk penghargaan individu bergengsi tersebut.


"La Liga adalah liga di mana para gelandang menjalankan permainan dan ia terpilih sebagai gelandang terbaik. Dia pantas masuk daftar 23 pemain (nominasi Ballon d’Or). Dia pemain yang rendah hati dan sederhana,” ujar Bilic seperti dikutip Goal, Kamis (30/10/2014).


Bilic pun menyadari jika Modric bakal sulit untuk bersaing. Hal itu disebabkan nama-nama besar pesaingnya yang lebih populer ketimbang Modric sendiri.


"Tapi dia tidak akan pernah memenangkan Ballon d'Or karena pemain seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Arjen Robben, dan Franck Ribery yang ditakdirkan untuk menang. Luka layak untuk diperhitungkan. Mungkin dia tidak memiliki Piala Dunia yang baik, tapi ia memenangkan Liga Champions,” lanjutnya.


"Saya tidak mengatakan dia pemain terbaik Madrid, tapi dia pemain kedua yang paling penting mereka di belakang Ronaldo. Dalam posisinya, Modric adalah yang terbaik di dunia." Imbuh Billic lagi.


Sepanjang musim 2014-2015, Modric telah tampil sebanyak 14 di semua kompetisi untuk El Real dan telah mencetak satu gol.



Pelatih Persela Lamongan Pamit


LAMONGAN – Pertandingan Persela Lamongan menjamu Persipura Jayapura yang berakhir 1-4, menjadi pertandingan terakhir Eduard Tjong. Walau sukses mengantarkan Persela ke babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014, Eduard merasa dirinya telah gagal.


Pada sesi konferensi pers seusai laga lawan Persela, pelatih bersapa Edu ini langsung berpamitan. Dia malah tak menunggu hasil evaluasi manajemen, karena keputusan apa pun dari manajemen tak akan mengubah pendiriannya.


"Saya pamit dari Persela. Saya merasa gagal membawa tim ini lebih bagus walau lolos ke babak delapan besar. Apa pun keputusan manajemen nanti, tidak akan berpengaruh pada sikap yang telah saya buat," kata Eduard Tjong, Kamis (30/10/2014).


Dia sekaligus melontarkan permintaan maaf kepada LA Mania –sebutan fans Persela– sekaligus masyarakat Lamongan karena gagal membawa Persela jauh lebih bagus. "Dalam parameter saya sendiri, Persela memang tidak bagus selama saya latih," tambahnya.


Selama babak delapan besar, Edu gagal memberikan kemenangan untuk Laskar Joko Tingkir. Dari enam pertandingan, timnya hanya seri sekali dan selebihnya kalah. Bahkan tiga laga diderita dengan kekalahan berat, yakni 4-2 lawan Semen Padang, 4-0 lawan Arema Cronus, dan 4-1 lawan Persipura.


Sebenarnya keputusan Edu ini sedikit mengherankan karena secara umum Persela relatif lebih baik musim ini. Manajemen pun kaget dengan keputusan eks pelatih Persis Solo ini. "Saya juga tak menyangka dia langsung pamit," kata Asisten Manajer Persela Yuhronur Efendi.


Sementara, kubu Persipura yang menjadi pemenang di laga sore itu, menilai tim Persela Lamongan tak memiliki motivasi seperti di penghujung putaran kedua silam. Asisten Pelatih Persipura Mettu Duaramury melihat Persela menjadi tim yang berbeda.


"Persela bagus, tapi sepertinya tidak memiliki fighting spirit seperti waktu mengalahkan kami dulu. Sebelum pertandingan ini memang kami mempersiapkan diri dengan baik dan saya senang hasilnya juga sesuai harapan," ujar Mettu.


Soal status kepelatihan setelah ditinggalkan Jacksen F. Tiago, dia menyatakan siap membawa Persipura di semifinal. Tapi Mettu tak mau berkomentar soal apa yang terjadi antara Jacksen dan manajemen Persipura.


"Soal apa yang terjadi dengan Jacksen, silakan tanya langsung ke manajemen. Yang pasti tim Persipura siap ke semifinal. Tim ini sudah jadi, sehingga tanpa pelatih pun ibaratnya sudah bisa berjalan sendiri," demikian anggapan Mettu Duaramury.



Ingin Seperti Puyol, Pique Tolak United

BARCELONA – Gerard Pique menyatakan bahwa kesetiaannya bersama Barcelona dengan memiliki rencana untuk pensiun di klubnya itu seperti yang dilakukan oleh seniornya, Carles Puyol. Maka dari itu, pemain berusia 27 tahun itu pun menolak tawaran yang datang dari Manchester United.


Pique sendiri memang sedang kencang dirumorkan akan segera mudik ke United, setelah pelatih The Red Devils, Louis van Gaal secara terang-terangan menginginkan jasa suami dari penyanyi Shakira tersebut. Namun, nampaknya upaya yang dilakukan oleh pihak United ditanggapi dingin oleh sang pemain bersangkutan.


Bahkan, Pique pun mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak berminat untuk berganti hingga akhirnya dia memutuskan untuk pensiun sebagai pesepakbola. Ia hanya ingin terus membela Barca, seperti dilakukan oleh seniornya, Puyol, yang pada akhir musim lalu memutuskan untuk pensiun di klub asal Catalonia itu.


“Saya merasa sangat bahagia berada di sini (Barca), ini merupakan klub terbaik di dunia. Dan untuk alasan apalagi saya harus hengkang dari sini,” papar Pique, seperti dilansir, Football Espana, Rabu (29/10/2014).


“Saya baru saja menandatangai kontrak baru bersama Barca dan saya selalu memimpikan untuk pensiun di sebuah klub besar di dunia. Itu yang akan saya lakukan di sini, seperti yang Puyol lakukan pada musim lalu,” sambung mantan pemain Real Zaragoza tersebut.


“Memang tidak ada satupun yang bisa dipastikan di dunia ini, termasuk mengenai masa depan saya. Akan tetapi, saya sangat mencintai kota ini, semua orang di klub, dan yang terpenting saya sangat mencintai klub ini,” tutupnya.



James Tak Terbebani Status Pewaris Di Maria


MADRID – Gelandang andalan Real Madrid, James Rodriguez menyatakan bahwa tidak terbebani dengan anggapan banyak pihak yang membanding-bandingkan dirinya dengan Angel Di Maria . Bahkan pemain berusia 23 tahun itu menyatakan bahwa memang memiliki kemiripan dengan pemain asal Argentina itu.


James yang diboyong Madrid dari klub Ligue 1, AS Monaco dengan mahar senilai 70 juta Pounds pada jendela transfer musim panas ini. Hal itu, berlandasan usai penampilan apiknya selama membela negaranya, Kolombia sepanjang pergelaran Piala Dunia 2014 dengan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak pada ajang tersebut.


Melihat hal ini, membuat banyak kalangan pun selalu membanding-bandingkan James dengan mantan pemain Madrid lainnya, Di Maria. Meski begitu, mantan pemain FC Porto itu tidak merasa tertekan dengan anggapan banyak orang.


“Saya sedang tidak berada di bawah tekanan pada saat ini dengan dinyatakan sebagai pengganti Di Maria di klub ini. Dia memang salah satu pemain hebat sepanjang sejarah klub ini, namun saya tidak terbebani oleh hal-hal seperti ini,” ujar James, seperti dilansir Football Espana, Rabu (29/10/2014).


Bahkan James mengungkapkan bahwa antara dirinya dengan Di Maria memang memiliki kemiripan. Pemain kelahiran Kakuta, Kolombia itu juga menyatakan dirinya akan memberikan kontribusi yang lebih dibandingkan Di maria untuk Los Merengues.


“Ya, kami memiliki cukup banyak kemiripan. Saya dan dia sama berasal dari Amerika Latih, dan sama-sama merupakan pemain yang mengandalkan kaki kiri. Bahkan kami berdua memiliki tinggi badan yang sama,” jelas pemain yang juga adik ipar penjaga gawang Arsenal, David Ospina itu.


“Saya selalu menghormatinya sebagai salah satu pemain yang mengagumkan. Itu mengapa saya ingin melewati rekornya di sini (Madrid), dan memberikan klub ini lebih banyak gelar dibandingkan yang ia berikan,” tuntasnya.



Ancelotti Istirahatkan Pemain Bintang


MADRID – Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menyatakan akan mengistirahatkan beberapa pemain pada laga perdana babak 16 besar Copa del Rey kontra Cornella pada Kamis dini hari WIB. Pasalnya, El Real akan berlaga di semua turnamen penting.


Pada laga yang diadakan di Stadion Municipal de la Via Fèrri itu, etrenador berusia 55 tahun tersebut sangat percaya diri meraih kemenangan dengan mengistirahatkan beberapa pemain penting seperti Sergio Ramos, Iker Casillas, Toni Kroos, dan Luka Modric.


Namun untuk menggantikan para pemain bintang itu, Ancelotti berencana menurunkan Keylor Navas, Raphael Varane, dan Asier Illarramendi guna meraih kemenangan pada leg pertama Copa del Rey tersebut.


Musim lalu Los Blancos sukses menjadi kampiun dengan mengalahkan musuh bebuyutan Barcelona di partai final dengan skor 2-1. Kesuksean itu memotivasi Ancelotti untuk mengulang kemenangan di tahun ini.


“Hasil Copa del Rey sudah memberikan kami banyak kesuksesan. Kami akan memainkan laga yang serius dan memberikan waktu kepada beberapa pemain,” kata Ancelotti, seperti dilansri Sportsmole, Rabu (29/10/2014).



Kecewa, Penyerang Atletico "Semprot" Guardiola

MADRID – Kini, menambah satu lagi mantan pemain yang merasa dikecewakan saat dilatih oleh sosok pelatih sekaliber, Josep Guadriola . Setelah sebelumnya terdapat nama Zlatan Ibrahimovic, kini muncul nama Mario Mandzukic yang memberikan komentar miring kepada mantan pelatihnya tersebut.


Guardiola sendiri resmi ditunjuk menjadi arsitek klub berjuluk FC Hollywood itu pada awal musim 2013-2014, menggantikan peran yang ditinggalkan Jupp Heynckes. Pelatih asal Spanyol itu pun langsung menunjukkan kehebatannya dengan sukses mengantarkan Bastian Schweinsteiger cs menjadi juara Bundesliga tercepat sepanjang sejarah pada musim lalu.


Akan tetapi, gelar juara itu tidak benar-benar dirasakan oleh penyerang yang dalam dua musim sebelumnya menjadi andalan Munich, Mandzukic. Pasalnya, pemain asal Kroasia tersebut jarang mendapatkan jatah bermain yang cukup sejak Guardiola menjabat sebagai pelatih Muinch. Sehingga pada awal musim ini ia memutuskan untuk bergabung dengan Atletico Madrid.


“Guardiola telah mengecewakan saya, karena dia tidak memperlakukan saya dengan semestinya. Dia tidak memperlihat respek kepada saya sedikit pun. Hal yang sangat berbeda saat Heynckes masih (melatih) di Munich,” terang Mandzukic, seperti dilansir, Football Espana, Rabu (29/10/2014).


“Saya merasa tidak pantas diperlakukan seperti itu setelah apa yang sudah saya lakukan selama dua tahun terakhir untuk klub ini. Semenjak kehadirannya di Munich, keadaan saya berubah drastis, lalu saya mengetahui bahwa tidak ada masa depan bila saya terus berada di sana,” sambung pemain berusia 28 tahun itu.


“Banyak yang mengatakan bahwa ia merupakan sosok pelatih yang mengangumkan, serta selalu memberikan dukungan kepada pemainnya. Tetapi, yang saya rasakan tidak seperti itu. Di Munich, Guardiola menunjukan perilaku sesunguhnya. Seorang yang arogan dan sangat ambisius,” tutupnya.



Lawan Espanyol, Momen Comeback Barca


BARCELONA – Setelah menuai kekalahan di jornada kesembilan La Liga kontra Real Madrid akhir pekan lalu, Barcelona tampaknya mulai kembali menatap hasil positif. Kali ini laga kontra Espanyol di Supercopa de Catalunya, Kamis (30/10/2014) dini hari WIB.


Sang entrenador, Luis Enrique merasa pertandingan derby Katalan itu merupakan kesempatan yang begitu baik untuk kembali ke jalur kemenangan pasca kalah di laga El Clasico. Dengan harapan, kepercayaan Lionel Messi dkk dapat kembali melambung tinggi.


Meskipun tak menampik laga derby akan mennyajikan persaingan yang ketat, namun pelatih yang juga pernah memperkuat El Barca di era-1990 itu disinyalir bakal menurunkan beberapa pemain yang kerap menghangatkan bangku cadangan.


“Kami dapat segera melupakan penampilan buruk yang kami tunjukan di Santiago Bernabeu, dan kembali dengan kemenangan. Ini akan menjadi derby yang menarik bagi para pemain yang belum tahu begitu banyak dan berasal dari cadangan. Saya tak sabar untuk melihat tim saya,” ucap Enrique, seperti dimuat Football Espana, Rabu (29/10/2014).


“Derby selalu penuh ketegangan dan dalam hal ini juga memberikan kami kesempatan untuk bersaing dan masuk ke sebuah dinamika positif. Kami ke sini dengan tujuan untuk memenangkan pertandingan dan trofi,” tambahnya.



"United Bukan Hanya Rooney"


MANCHESTER – Partai Derby of Manchester akan terhampar akhir pekan ini (2/11/2014) di Etihad Stadium yang mempertemukan Manchester City dengan Manchester United. Bomber sekaligus kapten United, Wayne Rooney pun bisa kembali dimainkan setelah menjalani sanksi larangan bertanding akibat menerima kartu merah di laga kontra West Ham United (27/9/2014).


Meski demikian, muncul kabar yang tersiar bahwa Rooney diragukan tampil akibat cedera kaki. Ia terlihat pincang saat menghadiri acara sponsor dan disinyalir mengalami cedera saat berlatih. Namun mainnya Rooney atau tidak, tak terlalu dirisaukan Manuel Pellegrini. Manajer The Citizens itu menilai United memiliki banyak pemain hebat nan kreatif lainnya.


“Kami benar-benar tidak mengubah cara bermain untuk beberapa pemain atau pemain lainnya. Jika tidak Wayne Rooney, maka itu Angel Di Maria, Juan Mata atau Robin van Persie. Mereka memiliki banyak pemain kreatif yang memperkaya opsi permainan,” terang Pellegrini, disadur dari Belfasttelegraph, Rabu (29/10/2014).


“Kami tak dapat menyiapkan pertandingan jika hanya membicarakn satu pemain karena jika misalkan ia tidak bermain, kami harus mengubah gaya kami. Kami benar-benar ingin bermain dengan gaya kami di setiap pertandingan. Wayne Rooney penting namun pemain lainnya juga bisa menyulitkan kami,” sambungnya.


Bagi United, laga ini menjadi pertandingan terbesar kedua yang dilakoni melawan tim besar Premier League. Sebelumnya The Red Devils mampu memaksa pemuncak klasemen sementara, Chelsea bermain imbang 1-1 di Old Trafford (26/10/2014).



Tuesday, October 28, 2014

Maradona Dituduh Aniaya Mantan Tunangan


BUENOS AIRES – Kabar kontroversial kembali menghampiri legenda hidup, Diego Maradona. Maestro berjuluk “Si Tangan Tuhan” itu dituduh melayangkan tangannya untuk menganiaya bekas tunangannya, Rocío Oliva.


Meski sudah berpisah lama, namun entah dengan alasan apa, baru-baru ini Rocío mengunggah sebuah rekaman video yang diambil dari ponselnya, ketika Maradona menamparnya.


Maradona melancarkan tamparannya pada Rocío sebanyak dua kali, dengan alasan terusik dengan sang kekasih yang terlalu sering berinteraksi dengan ponsel pintarnya.


Dalam tayangan video, Maradona yang nampak mabuk berdiri dari sofa dan mendatangi Rocío untuk kemudian menamparnya. Namun ketika diklarifikasi media, legenda Argentina berdarah Amerindian, Italia dan Kroasia itu membantah.


Maradona menyanggah dengan berdalih bahwa tangannya hanya menghantam ponsel Rocío, bukan ke wajah mantan tunangannya itu.


“Saya hanya mengenai ponselnya, hanya itu. Saya pastikan pada Anda bahwa masalah ini tak berkelanjutan,” tegas Maradona, sebagaimana disadur LiveSoccerTV, Rabu (29/10/2014).


“Saya sadar melakukan hal yang salah ketika saya memukul ponselnya, tapi saya bersumpah demi anak-anak saya, bahwa saya tak pernah ringan tangan pada wanita sebelumnya. Masalahnya takkan panjang dan hanya itu,” tutupnya.


Untuk melihat cuplikan video Maradona menampar mantannya, silakan klik di sini.