Guardiola sendiri resmi ditunjuk menjadi arsitek klub berjuluk FC Hollywood itu pada awal musim 2013-2014, menggantikan peran yang ditinggalkan Jupp Heynckes. Pelatih asal Spanyol itu pun langsung menunjukkan kehebatannya dengan sukses mengantarkan Bastian Schweinsteiger cs menjadi juara Bundesliga tercepat sepanjang sejarah pada musim lalu.
Akan tetapi, gelar juara itu tidak benar-benar dirasakan oleh penyerang yang dalam dua musim sebelumnya menjadi andalan Munich, Mandzukic. Pasalnya, pemain asal Kroasia tersebut jarang mendapatkan jatah bermain yang cukup sejak Guardiola menjabat sebagai pelatih Muinch. Sehingga pada awal musim ini ia memutuskan untuk bergabung dengan Atletico Madrid.
“Guardiola telah mengecewakan saya, karena dia tidak memperlakukan saya dengan semestinya. Dia tidak memperlihat respek kepada saya sedikit pun. Hal yang sangat berbeda saat Heynckes masih (melatih) di Munich,” terang Mandzukic, seperti dilansir, Football Espana, Rabu (29/10/2014).
“Saya merasa tidak pantas diperlakukan seperti itu setelah apa yang sudah saya lakukan selama dua tahun terakhir untuk klub ini. Semenjak kehadirannya di Munich, keadaan saya berubah drastis, lalu saya mengetahui bahwa tidak ada masa depan bila saya terus berada di sana,” sambung pemain berusia 28 tahun itu.
“Banyak yang mengatakan bahwa ia merupakan sosok pelatih yang mengangumkan, serta selalu memberikan dukungan kepada pemainnya. Tetapi, yang saya rasakan tidak seperti itu. Di Munich, Guardiola menunjukan perilaku sesunguhnya. Seorang yang arogan dan sangat ambisius,” tutupnya.
No comments:
Post a Comment