DUBAI - Pernah berkolaborasi sebagai pelatih dan pemain selama delapan tahun di AC Milan, membuat Carlo Ancelotti tahu kepribadian mantan pemain asuhannya yang kini melatih I Rossoneri, Filippo Inzaghi. Menurut pria 55 tahun itu, Inzaghi mempunyai antuasiasme yang luar biasa dalam memimpin Milan. Hal itu dibutuhkan guna mengangkat prestasi tim peraih 18 gelar juara Serie A yang dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan, di kompetisi lokal maupun internasional.
Saat masih menukangi I Diavolo Rosso, pelatih yang kini menukangi Real Madrid itu sempat menyarankan Inzaghi untuk menjadi pelatih di masa mendatang. Alasannya sama seperti sebelumnya, Inzaghi memiliki antusiasme dalam memimpin rekan-rekannya, baik saat masih aktif sebagai pemain maupun menjadi pelatih seperti sekarang.
“Saya menginginkan Inzaghi menjadi pelatih di masa mendatang. Dia memiliki antusiasme yang luar biasa dan itu penting guna memimpin sebuah tim. Saya memberikan saran kepadanya saat itu,” jelasnya seperti mengutip Football Italia, Selasa (30/12/2014).
Semasa membela Milan, Ancelotti dan Inzaghi memberikan banyak gelar bagi tim yang dimiliki Silvio Berlusconi tersebut. Satu gelar (Serie A, Coppa Italia, Piala Super Italia, Piala Dunia Antarklub) serta dua trofi Liga Champions dan Piala Super Eropa jadi bukti sahih keberhasilan kombinasi keduanya ketika membela Si Merah Hitam.
Selain mengomentari Inzaghi, mantan pelatih Parma itu mengatakan Milan mesti berjuang guna lolos ke Liga Champions musim depan. Menurutnya, dengan lolos ke ajang tersebut, bisa membantu keuangan juara tujuh gelar Liga Champions itu yang kini tengah kesulitan dana untuk membangun tim.
“Milan harus memelihara peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan, meskipun kondisinya sangat berbeda dibandingkan ketika saya masih berada di sana. Semuanya telah berubah. Ini sebuah siklus dan Milan membutuhkan kesabaran demi bisa bersaing kembali di sepakbola Italia,” tutupnya.
No comments:
Post a Comment