MADRID – Striker Fernando Torres resmi kembali ke klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid. Usai dipermanenkan AC Milan, El Nino langsung dilepas ke finalis Liga Champions musim lalu itu dengan status pinjaman hingga akhir musim depan.
Kehadiran Torres di Vicente Calderon tetap disambut hangat dan meriah oleh para pemain Los Rojiblancos, meski sejatinya sang pemain tengah berada di bawah standar. Bukan rahasia, bila dalam beberapa musim terakhir, performa Torres terus menurun.
“Ini sangat menyenangkan karena kami kembali memiliki Torres. Dia masih dapat menjadi salah satu striker terbaik di dunia ketika dia bermain secara reguler,” kata Jorge Resurrección Merodio atau yang lebih akrab disapa Koke, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (30/12/2014).
“Dia bukan pemain yang kami datangkan pada usia 35 atau 36 tahun. Torres masih berusia 30 tahun, dia masih berada di puncak kariernya dan seluruh Eropa tahu ketika ia bermain dalam performa terbaiknya, ia tidak terbendung,” sambungnya.
Nama Torres melambung saat membela Atletico selama enam musim (2001-2007). Selama itu pula, pemain bernama lengkap Fernando José Torres Sanz berhasil mencetak 82 gol dalam 214 pertandingan.
Sinarnya ini yang kemudian membuat Torres dipinang Liverpool. Penampilan memukau El Nino berlanjut di panggung Premier League dengan menyarangkan 65 gol dalam 102 pertandingan. Sayang, tak ada trofi yang berhasil ia raih kala berada di Anfield.
Musim 2011, Torres memutuskan bergabung dengan Chelsea. Namun, sinarnya seolah temaram. Pemain kelahiran Fuenlabrada, Spanyol itu hanya mampu menyarangkan 20 gol dalam 110 pertandingan. Tak ayal, minimnya gol membuat Torres dianggap sebagai pembelian gagal.
Chelsea kemudian meminjamkannya ke AC Milan musim 2014. Senada dengan di Inggris, Torres seolah kesulitan menemukan bentuk terbaiknya. Dalam 10 pertandingan, ia hanya mampu menyarangkan satu gol!
No comments:
Post a Comment