Monday, December 1, 2014

Galliani Bicara Mengenai Gol 'Hantu' Rami


MILANO – Wakil Presiden AC Milan , Adriano Galliani memberikan komentar mengenai gol ‘hantu’ yang dicetak oleh pemain Rossoneri, Adil Rami pada laga melawan Udinese akhir pekan lalu. Menurutnya sudah saatnya Serie A menerapkan teknologi garis gawang di setiap pertandingannya.


Laga Milan menghadapi Udinese sendiri digelar di San Siro, pada Minggu (30/11/2014) malam WIB, di mana skuad asuhan Filippo Inzaghi tersebut berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-0. Yang mana, dua gol tersebut hadir melalui kaki Jeremy Menez pada pertengahan babak kedua.


Namun, selain dua gol yang dicetak Menez, Milan sendiri sebenarnya sudah dapat unggul pada babak pertama atau tepatnya di menit ke-17 melalui sundulan dari Rami. Akan tetapi, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tak mengesahkan gol tersebut karena disinyalir bola belum melewati garis gawang Udinese.


Hal tersebut dianggap Galliani merupakan sesuatu yang sangat merugikan kubu I Diavolo Rosso. Kini, ia pun meminta agar FIGC (PSSI-nya Italia) untuk menerapkan teknologi garis gawang agar kejadian serupa tak terulang kembali pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.


“Saya tak ingin menyalahkan wasit atas kejadian itu (tak disahkannya gol yang dicetak oleh Rami). Karena seharusnya ada teknologi tambahan untuk para perangkat pertandingan untuk dapat memastikan sebuah gol sah atau tidak,” kata Galliani, seperti dilansir Football Italia, Senin (1/12/2014).


“Sungguh itu sangat membuat saya kecewa. Kami seharusnya mampu mengakhiri laga dengan kemenangan yang lebih besar, namun itu tak terjadi kepada kami pada pertandingan tadi. Sekarang saya rasa sudah saatnya kami menerapkan sejumlah teknologi penambah dalam setiap pertandingan di sini (Serie A),” sambung pengusaha asal Italia itu.


“Saya tak dapat membayangkan bila setiap klub yang berlaga di sini selalu dirugikan dengan kejadian seperti yang kami terima. Saya rasa level kompetisi kami akan berada jauh di bawah liga-liga lainnya yang berada di Eropa,” tuntasnya.



No comments:

Post a Comment