Sunday, November 30, 2014

Digantung Persib, Ferdinand Sinaga Gabung Sriwijaya FC


BANDUNG – Striker Ferdinand Sinaga secara mengejutkan meninggalkan Persib Bandung, klub yang dibawanya menjuarai Indonesia Super League (ISL) 2014. Ia memilih bergabung dengan Sriwijaya FC.


Perginya Ferdinand dikarenakan terkatung-katungnya persoalan kontrak. Padahal kontraknya bersama Persib sudah habis sejak 15 November lalu. Tidak ada pergerakan dari manajemen untuk segera mengikatnya dengan resmi.


"Tanggal 15 November saya sudah selesai kontrak. Kenapa tidak ada pembicaraan sebelumnya," kata Ferdinand sebelum bertolak ke Palembang dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Senin (1/12/2014).


Beberapa waktu lalu, Ferdinand sempat dihubungkan dengan PSM Makassar yang terang-terangan meminatinya. Tapi saat itu ia menyatakan di akun twitternya belum berpikir untuk berganti warna. Ia masih tetap memilih biru alias Persib.


Tapi itu hanya sebatas sikap Ferdinand. Hal itu bertolak belakang dengan sikap manajemen Persib yang tak kunjung menyodorinya kontrak resmi. Ia pun terus digoda Sriwijaya FC yang menyatakan keseriusan untuk meminangnya. Pemain terbaik ISL itu pun akhirnya bergabung ke Sriwijaya FC.


"Sekarang sudah 1 Desember. Saya enggak mau dong digantungkan. Saat tim-tim lain sudah mempersiapkan diri, bagaimana (dengan Persib)?" cetusnya.


Sebelum ke Sriwijaya FC, Ferdinand mengaku sempat berbincang dengan Manajer Umuh Muchtar dan pelatih Djadjang Nurdjaman soal rencana perpanjangan kontrak. Yang membuat kecewa, hal itu justru tidak ditindaklanjuti orang dari manajemen yang secara khusus mengurusi masalah kontrak.


"Dari manajemen itu banyak bukan cuma Pak Haji (Umuh). Kenapa enggak ada yang telepon saya? Saya baca di medsos, di koran, pemain-pemain (Persib) yang lain sudah hampir deal semua. Saya enggak ada kepastian dari manajemen," jelasnya.


Ia sendiri ogah menyebut siapa orang yang membuatnya sangat kecewa. Yang jelas, orang tersebut ada di internal manajemen Persib. "Saya betul-betul kecewa dengan seseorang ini, kecewa sekali," tegas Ferdinand.


Kekecewaan yang dirasakannya hampir sama dengan yang pernah dirasakan Sergio van Dijk. Hingga akhirnya pemain naturalisasi itu memilih pergi ke Iran dan kini bermain di Thailand. Tak hanya itu, nasib Vladimir Vujovic pun kini ikut digantung. Desas-desus yang ada, Vujovic tak kunjung mendapat sodoran kontrak dan deal soal harga.


"Tahun kemarin terjadi pada Sergio. Tahun sekarang terjadi pada saya dan Vlado," tandasnya.



Selebrasi Gol Berujung Jebolnya Dinding Stadion


CAERNARFON – Sebuah dinding jebol, usai 300 suporter tuan rumah merayakan gol yang dicetak salah satu pemainnya. Insiden itu terjadi pada salah satu pertandingan Welsh Cup, Minggu (30/11/2014) antara Caernarfon Town melawan The New Saints.


Pertandingan yang digelar di The Oval Stadium (markas Caernarfon) mendadak rusuh, setelah Darren Thomas mencetak gol ke gawang The New Saints. Thomas menghampiri para suporter yang berada di tribun, persis di belakang gawang tim tamu.


Praktis sekitar 300 suporter tuan rumah terlarut dalam euforia tersebut. Bahkan Saksi mata mengatakan sebuah keajaiban, karena tidak ada satu pun suporter yang terluka akibat kejadian tersebut.


“Ada sekitar 300 fans di belakang gawang tim tamu. Darren Thomas mencetak gol, dan berlari menuju tribun penonton. Mereka (fans) pun menghampiri Thomas ke dalam lapangan, dan membuat dinding pembatas jebol,”ucap saksi mata kepada Daily Post, Senin (1/12/2014).


“Saya mendengar suara dinding runtuh dan beberapa penonton terjatuh. Baik penonton yang ada di depan, maupun di belakang, secara beriringan terjatuh. Saya sangat ngeri sekali. Tapi bagaimana mungkin tidak ada yang terluka, padahal mereka jatuh menumpuk. Belum lagi di depan ada beberapa anak kecil. Ini sebuah keajaiban,”terangnya.


Gara-gara insiden tersebut, pertandingan dihentikan selama 15 menit. Para penonton berbondong-bondong untuk membantu membersihkan reruntuhan dinding. Sebelum wasit memulai kembali jalannya pertandingan.


“Untungnya tidak ada yang luka. Kami ingin menekankan bahwa tidak ada yang bersalah dari kejadian ini,” demikian juru bicara klub mengatakan.


"Ada lebih dari 1.200 penonton yang terjatuh, dan semuanya memiliki sikap yang baik. Para penonton membantu untuk menyelesaikan insiden itu, dan memenuhi permintaan wasit untuk bergeser ke bagian terdekat dari area reruntuhan tersebut,” tegasnya.


Miris untuk tuan rumah, lantaran klub berjuluk The Canaires itu tetap kalah dari tamunya dengan skor 2-3, pada babak ketiga Welsh Cup 2014.



Roma Enggan Pikirkan City


ROMA – Sukses membekuk Inter Milan pada lanjutan Serie A, AS Roma akan kembali melakoni duel sengit dan menentukan kontra Manchester City pada partai Pamungkas babak penyisihan grup E Liga Champions.


Seperti diketahui bahwa Serigala Ibukota dengan tangguh mengalahkan treble winner musim 2009-10 itu dengan skor akhir 4-2 di Stadio Olimpico, Senin (1/12/2014) dini hari WIB. Kemenangan itu jelas akan menjadi modal berharga untuk pasukan Rudi Garcia.


Pasalnya,kemenangan menjadi harga mati bagi Roma apabila ingin melangkah ke fase knock out kompetisi paling bergengsi antarklub di Benua Eropa itu. Mengingat tiga tim (Roma, City, dan CSKA Moskow) di Grup E juga mengemas angka yang sama, yakni lima.


Akan tetapi, sebelum menjamu The Citizens, Francesco Totti cs akan lebih dulu menghadapi tim papan bawah, Sassuolo di lanjutan Serie A, giornata ke-14, pada 7 Desember nanti. Pelatih Rudi Garcia pun menegaskan bahwa fokus timnya saat ini adalah laga kontra Sassuolo dan enggan memikirkan bentrok kontra City yang baru akan terjadi, 11 Desember mendatang.


“Saya tidak berpikir mengenai City sedikit pun. Untuk saat ini, pertandingan terbesar kami adalah menghadapi Sassuolo pekan depan. Kami harus memastikan bahwa kami tetap berada di posisi atas Serie A. Akan ada waktunya untuk mengkhawatirkan soal Liga Champions,” tegas Garcia, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).



Cetak Gol, Penyerang Spurs Nyaris Nangis


LONDON – Pemain Tottenham Hotspur , Roberto Soldado merasa sangat bahagia usai mencetak gol kemenangan timnya saat berhadapan dengan Everton pada akhir pekan lalu. Bahkan, pemain asal Spanyol tersebut mengaku hampir menangis sesaat mencetak gol tersebut.


Pada laga yang berlangsung di White Hart Lane–markas Spurs–, tim besutan Mauricio Pochettino tersebut tertinggal lebih dahulu dari Everton melalui gol yang dicetak oleh Kevin Mirallas pada menit ke- 15. Namun, mereka hanya membutuhkan waktu enam menit untuk menyamakan kedudukan lewat gol Christian Eriksen.


Dan pada menjelang babak pertama usai, baru Spurs sukses mengembalikan kedudukan setelah Soldado mencetak gol. Di mana gol tersebut juga menjadi yang pertama untuk mantan pemain Valencia itu di ajang Premier League musim ini.


Melihat hal itu, Soldado pun memberikan komentarnya mengenai gol yang ia ciptakan tersebut. Ia bahkan mengaku hampir meneteskan air mata saat gol tersebut terjadi dari kakinya.


“Saya selalu merasakan cinta dari para suporter dan saya senang mencetak gol untuk mereka. Momen di mana saat wasit meniupkan peluit pada babak pertama, semua fans menyanyikan nama saya, dan saya hampir meneteskan air mata bahagia. Itu sungguh spesial untuk saya,” kata Soldado, seperti dilasir The Mirror, Senin (1/12/2014).


“Saya sendiri sangat membutuhkan untuk mencetak gol karena pada beberapa pertandingan terakhir saya merasa cukup baik. Akan tetapi, penting bagi seorang penyerang untuk mencetak gol. Itu merupakan kemenangan yang sangat penting untuk semuanya,” sambung pemain berusia 29 tahun.



Wenger: Saya Pelatih Genius!


LONDON – Arsene Wenger menegaskan bahwa ia benar-benar berkomitmen untuk perannya sebagai pelatih Arsenal . Seperti diketahui bahwa badai kritik dan protes masih terus menghampirinya, menyusul penampilan Meriam London yang masih belum stabil.


Di laga kontra West Bromwich Albion di The Hawthorns, Sabtu (29/11/2014) lalu, sejumlah fans membentangkan spanduk bertuliskan, “Arsene , terima kasih untuk kenangan indah selama ini. tetapi ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal.” Meski sejatinya pertandingan dimenangkan oleh Arsenal berkat gol tunggal Danny Welbeck di menit ke-60.


“Saya dapat melakukan tugas saya dengan baik. Saya melakukan pekerjaan saya dengan penuh komitmen,” tegas Arsene Wenger, seperti dilansir Daily Mail, Senin (1/12/2014).


“Saya ingin Anda sekalian tetap mendukung saya dan melihat selama tujuh hari ke depan, pekerjaan apa yang berhasil saya capai. Maka Anda akan menyaksikannya bahwa itu merupakan komitmen total!” tegasnya.


Arsenal mengalami start buruk dalam 32 musim terakhir. Di panggung Premier League, Mikel Arteta cs itu telah menelan tiga kekalahan dalam 13 pertandingan, yakni di tangan Chelsea, Swansea City, dan Manchester United.


Sementara lima laga lainnya berakhir dengan kemenangan dan lima lain dengan catatan imbang. Hasil ini membuat The Gunners bertengger di urutan keenam dengan raihan 20 angka, terpaut 13 angka dari pemuncak klasemen sementara, Chelsea.


“Apakah saya terluka dengan berbaga kritik yang belakangan menghampiri? Jujur saja tidak! Saya mulai melatih tim di level atas sejak 1983 silam. Saya seorang pelatih yang genius,” tuntas sang Profesor.



PR Mancini di Inter Masih Numpuk


MILAN – Pelatih anyar Inter Milan, Roberto Mancini mengaku bahwa pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya bersama klub asuhannya tersebut masih sangat banyak. Hal itu terlihat seusai La Baneamata mengalami kekalahan dari AS Roma dalam lanjutan pekan ke- 13 Serie A akhir pekan ini.


Mancini sendiri kembali dipercaya menjabat sebagai pelatih Inter beberapa waktu lalu dengan menggantikan peran Walter Mazzarri, yang dianggap gagal mengangkat prestasi Andrea Ranocchia cs dalam laga-laga awal mereka musim ini.


Bersama Mancini, Inter pun sukses melewati dua pertandingan terakhir dengan hasil yang cukup baik. Di mana mereka mampu menahan imbang AC Milan 1-1 dalam laga bertema derby della madonnina, serta mampu lolos ke babak fase knock out Europa League musim ini usai mengalahkan Dnipro dengan skor 2-1.


Namun, pada saat Inter berhadapan dengan Roma, menyadarkan Mancini bahwa permainan I Nerazzurri masih memiliki masalah. Maka dari itu, Ia pun merasa bahwa masih terdapat kekurangan yang harus segera diperbaiki oleh mantan pelatih Manchester City tersebut dalam beberapa waktu ke depan.


“Kami menciptakan cukup banyak kesalahan, karena itulah mereka (Roma) mampu menusuk dari sisi kanan terlalu sering, dan juga kami kerap membuang-buang banyak peluang yang didapat. Ada sisi baik dan buruknya dari laga (melawan Roma) ini, jadi kami harus tetap bekerja keras untuk memperbaiki ini semua,” kata Mancini, seperti dilansir Football Italia, Senin (1/12/2014).


“Kami tidak mampu meraih segalanya dalam beberapa bulan. Kami akan mencoba sebaik mungkin agar mampu untuk lolos ke Liga Champions pada musim depan. Jelas itu merupakan target yang harus kita capai musim ini bagaimana pun caranya,” sambung pelatih berusia 50 tahun itu.


“Tim ini dibangun untuk bermain dengan sistem berbeda dan pelatih berbeda dalam diri Mazzarri, sehingga kami memang kehilangan pemain di beberapa posisi dan butuh waktu beradaptasi. Kami memiliki waktu sebulan hingga libur Natal dan kami akan melakukan semaksimal mungkin saat ini,” tuntasnya.



Garcia Sudah Tahu Roma dapat Sakiti Nerazzurri


ROMAAllenatore Rudi Garcia bangga sekaligus bahagia dengan hasil sempurna yang diraih AS Roma kala menjamu Inter Milan. Bermain di hadapan pendukung, di Stadio Olimpico pada lanjutan Serie A giornata ke-13 , Gladiator Ibukota itu menang 4-2.


Roma membuka keunggulan lebih dulu lewat mantan pemain Arsenal, Gervinho di menit ke-21. Akan tetapi berhasil disamakan pada menit ke-35 oleh kapten Nerazzurri, Andrea Ranocchia.


Tuan rumah kembali unggul di menit ke-47 lewat José Holebas. Sayang, berhasil disamakan oleh Pablo Osvaldo. Bermain di kandang, membuat I Giallorossi terlecut untuk meraih tiga angka. Pada menit ke-60, Miralem Pjanic sukses mempersembahkan sepasang gol untuk Roma.


“Anda harus selalu merespon di lapangan dan malam ini (waktu setempat), kami melakukannya dengan baik. Kami tidak khawatir mengenai hari ini. Saya tahu tim ini bersatu dan dapat menyakiti lawan. Sayang, kami kebobolan dari set-piece dan tendangan penjuru,” tutur Garcia, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


Kemenangan ini tak lantas membuat Roma naik ke puncak klasemen sementara. Tapi setidaknya, tiga angka atas La Beneamata membuat Serigala Ibukota yang mengemas 31 angka itu hanya terpaut tiga angka dari penguasa singgasana, Juventus.


“Tidak peduli dengan apa yang tim lain lakukan. Kami hanya harus terus fokus pada diri kami sendiri. Dan kami tampil luar biasa hari ini,” tegas pelatih kelahiran Prancis, 50 tahun itu.



Van Gaal Tak Bahagia di Premier League


MANCHESTERLouis van Gaal merasa tak bahagia dalam menjalani masa-masa kepelatihannya di Premier League bersama Manchester United, dengan segitu banyaknya jadwal pertandingan yang harus ia lakoni saat libur Natal tiba. Namun, arsitek asal Belanda itu tetap merasa siap guna menghadapinya.


Van Gaal yang ditunjuk oleh manajemen United guna mengarsiteki The Red Devils dalam tiga musim ke depan untuk menggantikan pelatih sebelumnya, David Moyes, mengaku tak bahagia dengan jadwal pertandingan di Premier League.


Bahkan, pelatih berusia 62 tahun itu mengutuk pihak yang menyusun jadwal tersebut, yakni Football Association (FA). Mantan pelatih Barcelona itu merasa bahwa FA tak memikirkan kondisi para pemain sepakbola yang berkarier di Premier League, dengan dipaksa bermain dalam dua hari sekali.


“Saya tidak bahagia, tapi saya tidak bisa mengubahnya, karena saya rasa itu tidak baik untuk para pemain yang berkarier di sini (Premier League) bahwa mereka akan bermain di setiap dua hari sekali,” ketus Van Gaal, seperti dilansir Sportmole, Senin (1/12/2014).


“Pada bulan Desember sepertinya akan seperti itu. Kami semua saat ini memiliki keluarga. Di mana saya punya istri dan anak-anak, serta cucu-cucu dan saya tidak dapat bertemu mereka di Natal tahun ini,” sambung pelatih berjuluk Tulip Besi itu.


Premier League memang tak kenal dengan liburan natal dan tahun baru. Saking ketatnya jadwal pertandingan, bahkan ada yang menyebut Boxing Day. Kendati demikian, Van Gaal yang terlanjur berkomitmen dengan United, bakal beradaptasi dengan regulasi yang ada.


“Meski begitu, saya hanya menginginkan untuk bekerja di sini. Jadi, saya harus beradaptasi, dan saya harus siap menjalaninya. Akan tetapi saya rasa ini bukan hal yang baik. Ini tidak baik untuk para pemain, juga untuk keluarga mereka masing-masing,” tuntasnya.



Barca Menang Beruntung


VALENCIA – Barcelona kembali mengemas tiga angka kala menghadapi Valencia di laga lanjutan La Liga jornada ke-13. Gol tunggal Barca di Stadion Mestalla , hadir lewat Sergio Busquets menjelang akhir pertandingan.


Busquets menganggap bila kemenangan yang diraih Blaugrana hanyalah faktor keberuntungan. Gol pemain internasional Spanyol itu berawal dari passing Lionel Messi dari sisi kanan, Neymar yang berada di posisi siap langsung menanduk bola yang akhirnya dapat ditepis kiper Valencia.


Akan tetapi bola muntahan tersebut jatuh ke Busquets. Pemain kelahiran Sabadel, 26 tahun itu pun dengan tegas menendang bola dengan keras, sekaligus membawa Barca meraih tiga angka di laga tandang ini.


“Kami merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan ini di menit akhir. Itu membuat kami sangat bahagia usai perjuangan yang begitu keras,” ungkap Busquets, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


“Kami sudah memprediksi bahwa pertandingan akan berjalan sulit, dan begitulah kenyataannya. Namun, kami tetap berjuang hingga akhir pertandingan,” sambung pemain yang baru mencetak satu gol dalam 12 pertandingan La Liga itu.



City Unggul Kualitas


SOUTHAMPTON – Tim penuh kejutan Southampton gagal melanjutkan tren positif kala menjamu kampiun Premier League musim lalu, Manchester City. Bermain di St. Mary’s Stadium, The Saints tertunduk tiga gol tanpa balas .


Tuan rumah bukan tanpa perlawanan. Hal tersebut terlihat dari gol pertama The Citizens yang baru hadir pada menit ke-51 lewat Yaya Touré. Sementara sepasang gol lain, hadir lewat pemain pinjaman, Frank Lampard dan Gaël Clichy.


Pelatih Southampton, Ronald Koeman menegaskan bahwa anak asuhnya tidak sedang dalam performa terbaik. Hasil minor ini pun membuat Southampton turun ke urutan ketiga klasemen sementara dengan raihan 26 angka.


“Saya kecewa karena di babak kedua kami bermain sedikit lebih baik dari babak pertama. Bila Anda melakukan kesalahan, maka akan mendapatkan hukuman. Kami tidak cukup baik hari ini dan harus diakui. Perbedaan ada di kualitas,” tegas Koeman, seperti dilansir Sky Sports News, Senin (1/12/2014).


Usai laga kontra City, Southampton akan melalui pekan yang sulit. Ya, sebelum menutup tahun 2014, Graziano Pellè dan rekan harus menghadapi beberapa tim elite Premier League, sebut saja Arsenal, Manchester United, dan Chelsea.


“Kami tahu bahwa dalam tiga hari ke depan kami akan menghadapi Arenal di partai tandang. Kami tidak boleh mengecewakan dan Anda harus belajar dari setiap kesalahan. Bila ingin mengalahkan tim-tim besar, maka harus bermain dengan baik. Itulah yang saya katakan kepada para pemain,” tuntas pelatih asak Belanda itu.



Dengan 10 Pemain, City Tetap Terbaik di Premier League


SOUTHAMPTON – Pelatih Southampton, Ronald Koeman, mengakui keperkasaan Manchester City sebagai tim terbaik di pentas Premier League. Pernyataan tersebut diucapkan, setelah timnya ditaklukan The Citizen 0-3 hanya dengan 10 pemain.


Bukan keluhan yang diungkapkan pelatih asal Belanda itu usai pertandingan. Dengan melihat komposisi pemain City yang jauh lebih mumpuni, Koeman menyakini anak-anak asuhnya telah bermain dengan cukup baik.


Hanya saja lawannya merupakan sang juara bertahan, yang sangat membutuhkan poin sempurna untuk memperkecil jarak dengan Chelsea. Alhasil meskipun skuad asuhan Manuel Pellegrini bermain dengan 10 pemain sejak meni 74, namun kondisi kekurangan pemain tak lantas menyurutkan ancaman.


“Kami melawan mereka (City) dengan sangat baik dan kami menciptakan peluang, tapi kami tidak cukup beruntung hari ini, itulah yang saya katakan. Setiap lawan berbeda, City adalah tim terkuat di Premier League dan Anda harus bermain sempurna untuk mendapatkan hasil yang baik,” jelas Koeman, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


“Bahkan ketika itu 11 pemain melawan 10 pemain, kami membuat kesalahan dan mereka mencetak dua gol lagi, itu tidak baik. Kami tahu kami harus lebih baik untuk mendapatkan hasil yang bagus hari ini, tapi saya pikir penguasaan bola kami tidak baik,” tambahnya.



Lampard Timang Kans Bertahan di City


SOUTHAMPTON – Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, menunda diskusi tentang masa depan Frank Lampard. Setidaknya, ia akan menunggu jawaban sang gelandang hingga pertengahan Desember apakah bersedia bertahan lebih lama di Etihad Stadium.


Lampard merupakan pemain City dengan status pinjaman dari klub Major League Soccer (MLS), New York City. Sudah tak asing jika para pemain MLS dipinjamkan dulu ke klub Eropa mengingat MLS akan mulai bergulir awal 2015, contohnya Thierry Henry ke Arsenal dan David Beckham ke AC Milan.


Meski berstatus pinjaman, Lampard tak serta merta hanya memberikan setengah kekuatannya untuk City. Penampilan eks gelandang Chelsea itu pun memikat perhatian dengan gelontoran empat gol di semua kompetisi. Terkini, ia mencetak satu gol saat timnya menggulung Stoke City 0-3.


Maka dari itu, tak heran jika Pellegrini membutuhkan jasa Lampard lebih lama dari bulan Januari. Apalagi jika menilik The Citizens yang berambisi berprestasi di semua ajang yang digeluti.


“Kami akan bicara dengan semua pihak dan membuat keputusan di Desember. Jika semua pihak setuju, mungkin kami bisa mempertahankannya. Tapi, bisa saja kami ingin mempertahankannya dan Frank (Lampard) ingin pergi,” kata Pellegrini, seperti dilansir Soccerway, Senin (1/12/2014).


“Saya berbicara dengan Frank setiap hari dan saya memiliki impresi bahwa dia bermain lebih baik dari hari ke hari. Saya jelas senang dengan peminjaman ini,” tutupnya.



Kalahkan Stoke, Momentum The Reds Ganggu Para Rival


LIVERPOOL – Kemenangan tipis Liverpool atas Stoke City akhir pekan lalu, diharapkan dapat menjadi momentum untuk kembali mengemas hasil positif dilaga selanjutnya. Hal tersebut sekiranya seperti yang dipikirkan kiper tim, Simon Mignolet.


Memasuki pekan ke-13 gelaran Premier League, skuad besutan Brendan Rodgers sendiri saat ini masih tercecer keluar dari 10 besar klasemen sementara. Kekalahan demi kekalahan yang didapat, tampaknya memengaruhi mental si Merah dalam mengarungi kompetisi.


Meski begitu usai berhasil menaklukan Stoke City 1-0, asa Steven Gerrard cs dapat semakin melambung tinggi. Dengan maksud, guna memangkas jarak poin dari para rival yang begitu nyaman berada di puncak klasemen.


“Saya berurusan dengan kinerja yang baik dan dengan kinerja yang buruk, Anda harus menerimanya dan melanjutkan. Itu selalu menyenangkan sebagai kiper untuk menjaga clean sheet, tetapi hal yang paling penting adalah untuk mendapatkan kembali ke jalur kemenangan dan mudah-mudahan kami dapat membangun sedikit momentum saat ini,” jelas Mignolet kepada Sportsmole, Senin (1/12/1014).


“Jika Anda bermain di hadapan pendukung sendiri, Anda ingin memenangkan pertandingan dan kami melakukan pekerjaan itu sangat penting. Ada pertandingan lain pada Selasa (lawan Leicester City), dan kami akan melihat ke depan untuk itu,” tutup Mignolet.



Enrique Akui Sulit Taklukkan Mestalla


VALENCIA – Barcelona sukses mengemas hasil sempurna kala menyambangi markas Valencia di Mestalla pada lanjutan La Liga jornada ke-13, dini hari tadi. Satu-satunya gol Blaugrana diciptakan oleh Sergio Busquets di penghujung laga.


Barca sejatinya mampu menyarangkan satu gol pada interval pertama lewat Luis Suarez. Sayang, mantan bintang Liverpool itu sudah terlebih dulu terjebak off-side, meski dalam tayang ulang posisi Suarez sejajar dengan pemain belakang lawan.


Terlepas dari hal itu, Enrique puas dengan penampilan anak asuhnya secara keseluruhan. Kemenangan atas Kelelawar Mestalla juga membuat perolehan poin Barca menjadi 31, terpaut dua angka dari pemuncak klasemen sementara yang notabene rival abadi, Real Madrid.


“Saya pikir, secara keseluruhan kami menampilkan permainan yang baik. Meski, kami kurang akurasi pada beberapa kesempatan, tapi pada akhirnya kami meraih kemenangan. Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menang,” kata Luis Enrique, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


“Kami berhak meraih kemenangan. Kami juga memiliki keyakinan hingga menit akhir di tempat yang sulit untuk ditaklukkan ini. Hasil ini kian memperkuat tim di papan klasemen,” sambungnya.


“Tentu saja, saya sangat bahagia dengan penampilan mereka. Kami berhasil melawan pesaing yang tangguh, yang terus menekan hingga akhir. Meski begitu, kami sukses mendominasi dan mengendalikan transisi mereka. Saya mengapresiasi kinerja mereka,” tuntas mantan pelatih Celta Vigo itu.



Gerrard-Rodgers Retak?


LIVERPOOL – Hubungan Steven Gerrard dengan pelatihnya di Liverpool, Brendan Rodgers, diberitakan memburuk. Namun, Stevie G – sapaan akrab Gerrard – menampik dugaan tersebut melalui sebuah pernyataan di salah satu akun media sosialnya.


Untuk pertama kalinya dalam Premier League musim ini, Rodgers tidak menyertakan nama Gerrard dalam starting XI Liverpool saat bertemu Stoke City, Sabtu (29/11/2014) malam WIB. Beruntung, laga tersebut berakhir dengan kemenangan The Reds dengan 1-0 berkat gol Glen Johnson di menit 85.


Adapun Gerrard tengah berada dalam lampu sorot lantaran gagal menunjukkan performa kelas wahid dalam beberapa pekan terakhir. Liverpool pun gagal meraup satu pun kemenangan dalam lima laga, sebelum harus banting tulang meraih kemenangan saat melawan Stoke.


Gagalnya Gerrard start ketika kontra Stoke sangat disayangkan. Pasalnya, laga tersebut menandakan 16 tahun sang kapten debut bersama Liverpool. Meski dicadangkan, eks kapten tim nasional Inggris itu mengelak jika disebut hubungannya tengah keruh dengan Rodgers.


“Hanya untuk meluruskan tentang retaknya hubungan kami (Gerrard dengan Rodgers), itu adalah tidak masuk akal. Semoga hari Minggu Anda menyenangkan #bersama #solid #ynwa#,” tulis Gerrard dalam akun Instagram pribadinya.



Anggap Aguero Diving, Wasit Membuat Kesalahan Besar


SOUTHAMPTON – Manuel Pellegrini dengan sigap membela penampilan Sergio ‘Kun’ Aguero, ketika sang pemain terkesan melakukan aksi diving dalam kemenangan 3-0 atas Southampton, dilaga pekan ke-13 Premier League, Minggu (30/11/2014) malam WIB.


Dari tayangan ulang terlihat jelas bahwa Aguero dilanggar di dalam kotak penalti oleh Jose Fonte, di awal pertandingan. Namun sang wasit, Mike Jones justru memberikan kartu kuning kepada striker timnas Argentina itu, karena dianggap diving.


Untungnya, kejadian tersebut tak membuat mental para pemain The Citizens melemah. Pasalnya mereka berhasil mengamankan poin penuh, berkat gol Yaya Toure (51’), Frank Lampard (80’) dan Gael Clichy (88’).


“Saya pikir itu adalah penalti, tapi satu hal yang saya yakin adalah bahwa Sergio (Aguero) pernah melakukan diving. Dia bukan pemain yang pernah mencoba untuk menipu wasit, dan hanya jatuh karena tendangan. Tetapi mengingat cara kami menang setelah keputusan itu, tidak penting. Wasit membuat kesalahan besar,” ungkap Pellegrini, seperti dilansir Soccerway, Senin (1/12/2014).


“Jika kami hanya mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0, kami akan berbicara lebih banyak tentang hal itu. Tapi wasit adalah manusia biasa dan semua orang bisa membuat kesalahan,” pungkas pelatih asal Cile itu.



Imbang, Hasil Adil Bagi Allegri


TURIN – Pelatih Juventus Massimiliano Allegri percaya Torino pantas meraih hasil lebih baik ketimbang kalah 2-1 dari Bianconeri . Ini mengingat perlawanan sengit yang diberikan pasukan Giampiero Ventura itu.


Atas kemenangan atas Torino, Juventus memperpanjang kemenangannya di Juventus Stadium menjadi 25 kali. Namun, dalam laga dini hari tadi, Il Torro bak mengamuk lantaran kokohnya benteng pertahanan yang sangat sulit ditembus Andrea Pirlo dkk.


Arturo Vidal membuat Juve unggul dari titik penalti di pertengahan babak pertama. Namun, saat turun minum yang terjadi adalah skor imbang 1-1 karena solo run Bruno Peres mampu menciptakan gol bagi Torino.


Usaha untuk kembali unggul justru dipersulit karena Stephan Lichsteiner diusir wasit lantaran menerima kartu kuning kedua. Seakan tak terpengaruh kalah jumlah pemain, Juve justru mampu mencetak gol kemenangan lewat tendangan Pirlo di penghujung laga.


Perlawanan sengit yang ditunjukan Torino lantas mendapat perhatian Allegri. Menurutnya, kekalahan adalah hasil yang kurang pantas buat tim sekota Juve itu.


“Mungkin imbang adalah hasil yang adil. Tapi, kemenangan ini memang kami pantas raih. Kami bermain baik di babak pertama tapi kesulitan di babak kedua. Torino memberi kami masalah di serangan balik,” kata Allegri, seperti dilansir Soccerway, Senin (1/12/2014).


“Hormta untuk para pemain untuk kemenangan ini. Mereka tidak pernah berhenti percaya,” tutupnya.



Sempat Tertinggal, Karakter Kuat Ronaldo Salip Messi


VALENCIA – Persaingan dalam memperebutkan Ballon d’Or 2014 kian memanas seiring mendekatnya pengumuman siapakah yang akan menjadi pemenang. Kali ini giliran bek Barcelona Gerard Pique yang coba buka suara.


Seperti enam tahun terakhir, perebutan Ballon d’Or tahun ini juga masih milik Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Seperti diketahui, Messi adalah pengoleksi empat gelar, sementara Ronaldo memiliki dua trofi.


Namun, kali ini kapten tim nasional Portugal dinilai lebih diunggulkan lantaran sukses menunjukkan performa maksimal dalam setahun terakhir. Belum lagi ditambah prestasi di level klub yang mana Real Madrid bannjir gelar di musim 2013-2014.


Kendati demikian, Pique tak serta merta menyetujui bahwa Ronaldo lebih unggul dari Messi. Meski menilai La Pulga setinggi langit, ia tetap menyanjung karakter kuat yang dimiliki CR7


“(Lionel) Messi lebih kepada bakat alami. Dia tidak terobsesi dengan latihan. Tidak masalah untuknya siapa yang lebih baik, itu hanya persepsi. Saya memuji kekuatan mental Cristiano (Ronaldo) usai Messi menang Ballon d’Or empat kali. Saya turut senang untuknya dia menjadi pemenang di tahun 2013,” kata Pique, seperti dilansir Voetbal Magazine, Senin (1/12/2014).


“Bukan hanya talenta. Di belakang Messi juga ada usaha, dia adalah sebuah kekuatan kuat dicampur mesin yang membuatnya sempurna. Cristiano memiliki fisik yang lebih kuat dari Messi. Tapi jika Anda kurang kualitas fisik, tidak akan ada yang bekerja,” lanjutnya.



Di Maria Ungkap Alasan Gabung United


MANCHESTER – Angel Di Maria baru-baru ini mencoba membeberkan alasannya meninggalkan Real Madrid. Di mana, winger lincah itu mengklaim keputusannya hengkang ke Manchester United hanya ingin membantu tim kembali berlaga di pentas Liga Champions.


Sebelumnya kepindahan Di Maria dari ibu kota Spanyol, diyakini lantaran besaran biaya transfer yang begitu menggiurkan bagi dirinya. Selain memecahkan rekor transfer di Premier League dengan 59,7 juta pounds, pemain timnas Argentina itu juga mendapat gaji yang berlimpah.


Sempat dicap sebagai pesepakbola “mata duitan”, Di Maria pun memberikan pembelaan terkait pernyataan tersebut. Dengan dalih keputusannya bergabung dengan Setan Merah bukan karena uang, melainkan ingin membantu skuad besutan Louis van Gaal kembali Berjaya di kompetisi Eropa.


“Saya tahu ketika saya datang ke Manchester United, saya tidak akan bermain di Liga Champions. Tapi apa yang saya pikirkan? yang saya pikir sekarang adalah bahwa saya akan melakukan sedikit untuk membantu rekan-rekan lolos ke Liga Champions sehingga tahun depan kami akan kembali ke sana,” kata Di Maria kepada Daily Star, Senin (1/12/2014).


Sementara itu setelah awal yang cukup terik untuk hidup di Inggris, Di Maria telah berjuang dalam beberapa pekan terakhir dan sekarang tanpa gol hampir dalam dua bulan. Namun, mantan winger Benfica itu tetap senang dengan kariernya di Old Trafford yang bakal berkembang.


“Saya pikir ini telah berjalan dengan baik, sejak saya sampai di sini. Saya melakukan semuanya dengan gol dan assist. Ada satu atau dua pertandingan ketika saya tidak bermain di level yang sama seperti di awal, tapi saya rasa itu cukup normal ketika saya baru mulai,” sambung Di Maria.



Selain Gol, Ronaldo Juga Raja Assist


MADRID – Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pemburu ulung di depan gol lawan. Buktinya adalah ia menjadi pemimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara La Liga dengan 20 gol. Namun, kapten tim nasional Portugal itu juga memiliki kelihaian lain.


Ya, peran Ronaldo tak hanya penting dengan gol-golnya untuk Real Madrid, tapi ia juga memberi assist untuk rekan-rekan setimnya. Tercatat, torehan tujuh assist dari 13 laga, menempatkan CR7 sebagai pemain Madrid yang paling banyak melakukan assist di La Liga.


Terkini, dua assist-nya turut membantu Madrid meraih kemenangan sulit 1-2 melawan Malaga, Minggu (30/11/2014) dini hari WIB. Dalam laga itu, Karim Benzema dan Gareth Bale merasakan betul kejelian Ronaldo dalam melihat posisi rekan yang lebih menguntungkan.


Sebelum kontra Malaga, Ronaldo juga mencetak assist di laga melawan Rayo Vallecano (dua assist), Atheltic Bilbao, Eibar, dan Granada. Assist saat kontra Granada terbilang memukau lantaran menggunakan backheel, seperti diberitakan RealMadrid.com, Senin (1/12/2014).


Dari tujuh assist, empat diberikan Ronaldo untuk Benzema. Tiga yang lain untuk Bale, James Rodriguez, dan Tony Kroos. Adapun Rodriguez dan Kroos menjadi pemain Madrid lain yang juga mencetak assist terbanyak di La Liga, dengan lima kali assist.



Tidak Dijual, Aguero Urungkan Niat ke Madrid


SOUTHAMPTON – Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini menegaskan bahwa Sergio Aguero tidak dijual. Sebagai catatan, penyerang internasional Argentina itu baru saja tampil ke-100 bersama City saat partai melawan Stoke City, Minggu (30/11/2014) malam WIB.


Penampilan Aguero tengah di puncak. Selain menjadi pencetak gol terbanyak sementara Premier League, aksinya saat bermain melawan Bayern Munich di Liga Champions tengah pekan lalu juga mengundang perhatian.


Bagaimana tidak, eks bintang Atletico Madrid itu sukses menyarangkan tiga gol yang membuat asa The Citizens untuk lolos ke 16 besar tetap hidup. Saat menggulung Stoke 0-3 , meski tak mencetak gol, ia memberi dua assist.


Akan penampilan kinclongnya itu, Aguero pun dikait-kaitkan akan kembali ke Spanyol dengan seragam Real Madrid. Namun, Pellegrini tak memiliki niatan untuk menjual salah satu pemain andalannya itu dalam waktu dekat ini.


“Saat ini, (Sergio) tak ingin hengkang dan kami tidak ingin menjualnya. (Manchester) City bukan klub yang menjual para pemainnya. Ini adalah klub yang ingin membeli pemain-pemain bagus karena kami ingin tumbuh setiap tahunnya,” kata Pellegrini, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


“Sergio sangat bahagia di sini dan dia masih memiliki lima atau enam tahun dalam kontraknya. Saya tidak berpikir di akan pindah. Tapi, Anda tidak pernah tahu masa depan,” lanjutnya.



Lagi, Persegres Datangkan Mantan


GRESIK - Mendatangkan pemain mantan tampaknya menjadi hobi baru bagi Persegres Gresik United. Di Indonesia Super League (ISL) 2014 kemarin, ada nama Gustavo Chena yang kembali didatangkan kendati sudah dipecat musim sebelumnya.


Kini situasi tersebut bisa terulang setelah manajemen berencana mendatangkan Sasa Zecevic, centre back asal Serbia. Sasa adalah pemain yang pernah memperkuat pertahanan Persegres pada musim 2012-2013 silam.


Bek raksasa tersebut didatangkan sebagai opsi buntunya pembicaraan kontrak Laskar Joko Samudro dengan Goran Gancev. Eks pemain Persebaya 1927 yang dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Persegres itu ternyata tak menyetujui nilai kontrak yang disodorkan.


"Sebenarnya Goran sudah menyatakan kesiapannya bermain di Persegres, tapi dia meminta nilai kontrak di atas kemampuan Persegres. Sebagai opsi lain, pekan ini akan datang Sasa Zecevic," jelas Bagoes Cahyo Yuwono, Manajer Persegres.


Dslam semusim terakhir Sasa Zecevic bermain di liga Myanmar bersama Southern Myanmar FC. Sebelum itu, selama di Indonesia, dia sempat berjibaku bersama Persegres dan PSMS Medan.


Pertimbangan mendatangkan pemain berpostur 187 cm tersebut di antaranya usia yang belum begitu renta. Sasa masih berumur 31 tahun dan cukup ideal untuk liga di Indonesia karena banyak yang lebih dari itu.


Faktor lain adalah sudah lama mengenal karakter sepakbola Indonesia sebelum beralih ke Myanmar musim 2014. "Dibanding Goran Gancev, pengalaman Sasa di Indonesia jelas lebih banyak," tambah Bagoes.


Direncanakan pekan ini juga Sasa bakal langsung datang ke Gresik. Namun bukan langsung menandatangani kontrak, melainkan masih mengikuti seleksi yang digelar pelatih anyar Persegres Liestiadi bersama beberapa pemain lainnya.


Pemain mantan yang coba didatangkan ke Stadion Petrokimia lagi adalah Dimas Drajat, eks striker tim nasional U-19. Pemain belia ini merupakan didikan Persegres dan kebetulan belum bergabung dengan klub profesional di level ISL.


Target buruan lainnya adalah Johan Alfarizie, full back kanan Arema Cronus. Tapi untuk memperoleh service Alfarizie sangat sulit, sebab Arema sendiri saat ini sedang dalam misi menambah bek, bukan mengurangi.



Ramos Jawab Kritik Mourinho


MADRID – Ada cerita lain dibalik kemenangan Real Madrid atas Malaga di jornada ke-13 La Liga, Minggu (30/11/2014) dini hari kemarin. Di mana bek El Real, Sergio Ramos menanggapi komentar miring dari mantan pelatihnya, Jose Mourinho.


Belum lama ini, Ramos mendapat kritik pedas dari pelatih yang kini membesut Chelsea itu. Mou -sapaan Mourinho- meminta eks anak asuhnya itu untuk tidak banyak mengomentari kondisi Cesc Fabregas dan Diego Costa, sebelum melakoni laga internasional bersama timnas Spanyol.


Sampai-sampai Mou mengatakan Ramos tidak layak memberikan komentar, lantaran tak memiliki gelar dibidang kedokteran. Hal ini tampaknya yang mendasari pemikiran bek 28 tahun itu, usai pertandingan melawan Malaga.


“Saya akan menjawab komentar itu (kritik Mou), tapi saya tidak pernah ingin berbicara banyak tentang hal tersebut. Saya lebih mementingkan hasil ini, ini adalah malam yang bersejarah di mana kami mencapai rekor yang sangat penting,” kata Ramos, seperti dilansir Football Espana, Senin (1/12/2014).


“Kami berada di jalur yang benar dan ada harmoni besar di ruang ganti, yang merupakan dasar untuk kemajuan tim. Kami tahu bahwa La Rosaleda (markas Malaga) selalu sulit, dengan tim dan fans mereka,” tambahnya.



Ronaldo: Waktunya Neymar "Naik Pangkat"


SAO PAULO – Legenda sepakbola Brasil, Luiz Nazario de Lima, atau yang biasa dikenal sebagai Ronaldo, menyebutkan bahwa sekarang adalah waktunya Neymar untuk “naik pangkat”. Menurutnya, ajang Ballon d’Or adalah waktu yang tepat.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menjadi nama-nama teratas peraih Ballon d’Or 2014. Pemain-pemain lain pun dirasa hanya sebagai pelengkap, termasuk Neymar.


Kendati demikian, Ronaldo – peraih Ballon d’Or 1997 dan 2002 – menegaskan inilah saatnya untuk Neymar mencuri perhatian dunia dengan menggondol gelar Ballon d’Or 2014. Meski hal tersebut dinilai sulit cenderung mustahil, Il Phenomeno tetap mendukung penuh pemain berusia 22 tahun itu.


“Hanya masalah waktu Neymar mengklaim posisi sebagai pemain terbaik di dunia. Ronaldo dan Messi adalah yang terbaik saat ini. Tapi, Neymar terus berkembang,” kata Ronaldo, seperti dilansir Folha de Sao Paulo, Senin (1/12/2014).


Bicara tim nasional Brasil yang kini dilatih Dunga, Ronaldo menilai Selecao tengah dalam masa transisi. Usai karier Ricardo Kaka dan Robinho yang terbilang cepat tenggelam, kini tinggal Neymar dkk yang diharapkan tak seperti pendahulunya itu.


“Transfer Neymar ke Eropa banyak memberinya kebaikan. Brasil sebagai negara, melewati masa sulit di setiap area administratif dan menemukan talenta-talenta. Kami memiliki banyak pemain hebat. Kami berharap Neymar menjadi yang terbaik,” jelasnya.



Terkikisnya Generasi Pelita


MALANG - Arema Cronus secara perlahan mulai lepas dari aroma Pelita Jaya pada musim 2015 nanti. Dalam dua musim terakhir, Stadion Kanjuruhan sempat diwarnai sejumlah pemain hasil penyatuan Arema Indonesia dan Pelita Jaya pada awal musim 2012-2013 silam.


Pemain yang sempat dipakai di Kanjuruhan seiring dengan bersatunya kedua tim itu di antaranya Greg Nwokolo, Beto Goncalves, Hasim Kipuw, Gilang Ginarsa, Victor Igbonefo, I Made Wardana, Egi Melgiansyah, Dedi Kusnandar, serta Irsyad Maulana.


Dari sederet nama tersebut, saat ini tinggal tiga yang masih betah di Arema yakni Victor Igbonefo, Made Wardana dan Gilang Ginarsa. Pemain generasi Pelita terakhir yang meninggalkan Kanjuruhan adalah Irsyad Maulana.


Akhir pekan kemarin Irsyad mengakhiri kebersamaan bersama tim Singo Edan dan memilih bergabung Semen Padang. Pemain muda berposisi winger tersebut ingin lebih dekat dengan keluarganya di Sumatera Barat.


"Saya ingin lebih dekat dengan ibu saya. Sebenarnya ingin terus di Arema karena ini tim hebat. Tapi saya ingin dekat dengan keluarga dan bukan alasan lain," ujar Irsyad yang berpamitan dengan manajemen Arema Cronus.


Manajemen Arema pun tak bisa berbuat banyak. Kontrak lebih besar sudah disodorkan dan melebihi nilai yang ditawarkan Semen Padang, namun si pemain tetap bersikeras ingin pulang ke tanah kelahirannya.


"Irsyad adalah pemain muda dengan potensi bagus. Arema sangat serius ingin mempertahankan dia, tapi rupanya alasan keluarga sangat kuat dan tidak bisa menahan dia lebih lama di Malang," tutur Direktur Arema Cronus Ruddy Widodo.


Kendati begitu masih ada kasak-kusuk yang mengatakan Irsyad tidak betah di Malang karena minimnya kesempatan bermain. Bahkan musim ini harus bersaing dengan pemain sekaliber Samsul Arif yang secara pengalaman terpaut sangat jauh.


Memang, sejak berada di Arema dalam dua musim terakhir, pemain kelahiran Payakumbuh tersebut tidak pernah benar-benar mendapat kepercayaan dari pelatih. Baik sejak era Rahmad Darmawan maupun Suharno, dia gagal menyoleksi minute play memadai.


Dengan hengkangnya Irsyad, Arema nyaris tak lagi berbau Pelita Jaya. Dari tiga pemain yang masih ada di Kanjuruhan, hanya Victor Igbonefo yang berstatus pemain utama. Sedangkan Made Wardana dan Gilang Ginarsa masih berstatus cadangan.



"Gol di Detik Akhir Laga Derby? Kepuasan Luar Biasa"


TURIN – Juventus meraih poin sempurna di giornata ke-13 saat melakoni Derby della Mole melawan Torino, Minggu (1/12/2014). Berkat gol telat Andrea Pirlo, Nyonya Tua berhasil mengalahkan Il Torro dengan skor 2-1.


Unggul di atas kertas, Juventus terus menekan saudaranya itu sejak menit pertama. Namun, petaka datang di pertengahan babak kedua saat Stephan Lichsteiner diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua. Padahal, kedudukan saat itu adalah sama kuat 1-1.


Namun, Pirlo datang bak pahlawan di menit 90+3. Menerima sodoran umpan Arturo Vidal, l'architetto melepaskan tendangan keras nan terukur dari luar kotak penalti Torino.


Gol Pirlo memastikan kemenangan derby kota Turin menjadi milik Juventus. Adapun kemenangan atas Torino juga menandakan kemenangan keenam secara beruntun di semua kompetisi. Belum lagi posisi Bianconeri masih kokoh di klasemen sementara Serie A.


“Saya mengikuti pergerakan, Vidal melakukan yang luar biasa dengan melihat saya, dan di saat yang sangat akhir kami menang. Ini adalah cara yang indah memenangi derby lewat detik-detik terakhir, terutama jika Anda kekurangan jumlah pemain,” kata Pirlo, seperti dilansir Goal, Senin (1/12/2014).


“Ini memberikan saya kepuasan luar biasa dan kami mendedikasikan kemenangan ini untuk fans. Kami membawa konsistensi ini pada hasil, dan jika datang seperti malam ini maka itu lebih bagus lagi,” lanjutnya.



Cenderung Kasar, Barca Dibuat Buntu di Mestalla


VALENCIA – Barcelona terlihat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Valencia, di mana skor kacamata saat ini masih terpampang di Estadio de Mestalla. Meski kedua tim silih berganti jual-beli serangan, namun hingga peluit panjang babak pertama usai, skor tetap tak berubah.


Jalannya pertandingan


Kick off! Bermain sebagai tim tamu, Barcelona terlihat ingin sesegera mungkin mengambil alih irama permainan. Dengan dimotori Xavi Hernandez di lini tengah, El Barca terus berupaya membangun serangan sejak menit awal.


Trio Luis Suarez, Lionel Messi dan Neymar da Silva seperti biasa diturunkan sebagai juru gedor utama tim. Besar kemungkinan kerjasama apiknya dapat berdampak positif, seperti dilaga-laga sebelumnya.


Memasuki 10 menit laga berjalan, permainan pun masih terkesan alot. Kedua tim lebih sering memainkan bola di lapangan tengah, di mana Valencia lebih banyak menunggu diserang dan kemudian melancarkan serangan balik cepat. Namun sejauh ini, belum ada yang membahayakan gawang kedua tim.


Demi mencetak gol pertama dalam laga ini, kedua tim justru cenderung menampilkan permainan kasar. Beberapa kali, baik Barca maupun Valencia kerap melakukan pelanggaran-pelanggaran keras.


Peluang matang bagi tuan rumah di menit ke-29! Berawal dari tendangan sudut, para pemain Valencia terlihat menumpuk di dalam kotak penalty Barca. Sayang bola yang tepat mengarah ke kaki Rodrigo, sepakannya justru melambung tinggi ke atas mistar.


Tak mau ketinggalan, Luis Suarez coba membalas empat menit berselang. Berkat umpan panjang yang dilepaskan Dani Alves ke lini depan, Suarez lantas mengejar dan menembak tepak ke arah gawang. Sial striker timnas Uruguay itu dalam posisi offside, meski dalam tayangan ulang posisinya sejajar dengan bek lawan.


Valencia tampaknya sudah hafal betul dengan gaya permainan Barca yang diterapkan Luis Enrique ini. Dari sejumlah serangan yang dilancarkan Messi-Suarez-Neymar, tak satu pun dapat menembus benteng pertahanan yang rapat.


Hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan skor masih statis. Kedua tim hanya mampu menciptakan peluang, tapi tidak satu pun yang membuahkan gol.


Susunan pemain


Valencia: Diego Alves; Antonio Barragan, Shkodran Mustafi, Nicolas Otamendi, Jose Gaya; Dani Parejo, Javi Fuego, Andre Gomes; Sofiane Feghouli, Alvaro Negredo, Rodrigo


Barcelona: Claudio Bravo; Dani Alves, Gerard Pique, Jeremy Mathieu, Jordi Alba; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Javier Mascherano; Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar da Silva.



Mental The Blues Lebih Baik Dibanding Musim Lalu


LONDON – Keperkasaan Chelsea di panggung Premier League musim ini memang begitu mengesankan. Kondisi tersebut mengundang komentar bek tim, Gary Cahill, yang merasa kekuatan mental rekan-rekannya sangat baik dibanding musim lalu.


Memasuki pekan ke-13 di kompetisi domestik, skuad asuhan Jose Mourinho belum sekali pun menuai kekalahan. Praktis dengan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang, The Blues mampu duduk nyaman di puncak klasemen sementara.


Menyikapi tren positif tersebut, Cahill menganggap timnya kini jauh lebih matang dari pada musim lalu. Bukan tanpa sebab, mengingat pada gelaran Premier League musim lalu John Terry cs nyatanya tidak sanggup tampil konsisten.


“Saya pikir kami adalah tim yang berbeda dengan tahun lalu, bukan hanya personel tetapi secara mental saya pikir kami berbeda,” kata Cahill, sebagaimana diberitakan The Sport Review, Senin (1/12/2014).


Lebih lanjut, mantan bek Bolton Wanderes itu juga mengomentari hasil imbang yang didapat kala bertandang ke markas Sunderland akhir pekan ini. Menurut Cahill, bentuk permainan lawannya itu telah berkembang sangat baik di musim ini.


“Mereka (Sunderland) membuat permainan yang begitu baik musim ini, tapi kami juga telah berhasil memainkan sepakbola yang kami miliki. Ketika sebuah tim mendapatkan kembali bentuk permainannya, itu sangat sulit. Kami melihat bahwa tahun lalu ini berbeda,” sambung Cahill.



Diburu Guardiola, Herrera Masih Betah di Old Trafford


MANCHESTER – Gelandang Manchester United, Ander Herrera mengakui bahwa dirinya masih betah dan berhasrat membangun karier sepakbola di Old Trafford. Pernyataan tersebut diungkapkan, setelah sang pemain dikabarkan bakal segera meninggalkan Inggris.


Laporan itu muncuk pekan lalu saat pelatih Bayern Munich, Josep ‘Pep’ Guardiola disinyalir akan segera “membajak” Herrera. Hal ini berdasar pada antisipasi kemungkinan Xherdan Shaqiri bakal hengkang dari Alians Arena.


Herrera sendiri di musim pertamanya berlaga di panggung Premier League, dinilai tak begitu cemerlang. Sempat digadang-gadang akan menjadi motor serangan Setan Merah, justru gelandang 25 tahun itu lebih banyak menghangatkan bangku cadangan.


Kendati demikian, kontribusi minor tersebut diyakini tak menyurutkan minat Guardiola terhadap mantan pemain Athletic Bilbao itu. Meski begitu, Herrera lantas menjawab masih merasa nyaman berada di kota Manchester.


“Tentu saja saya ingin bermain seperti halnya setiap pemain, tapi saya di Manchester United di mana ada banyak pemain bagus. Saya seorang pria beruntung berada di sini, dan saya harus melihat saat ini sebagai sebuah tantangan bagi saya. Saya nyaman bermain dengan mereka (United),”ucap Herrera, seperti dilansir Sportsmole, Senin (1/12/2014).


Herrera bergabung dengan The Red Devils dari Bilbao pada jendela transfer musim panas lalu, dengan biaya sekitar 28,5 juta pound. Di sebut-sebut, kehadirannya untuk menggantikan sosok Paul Scholes yang telah gantung sepatu.



Tekuk Udinese, Performa Terbaik Milan


MILAN – AC Milan tampaknya tengah dalam euforia tinggi, setelah berhasil mengandaskan Udinese di jornada ke-13 Serie A, Minggu (30/12/2014) malam WIB. Sang pelatih, Filippo Inzaghi menganggap performa tim dalam laga tersebut adalah yang terbaik musim ini.


Meski terus menemui kesulitan di babak pertama, I Rossoneri akhirnya mampu mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0. Di mana dua gol tersebut diborong Jeremy Menez, melalui tendangan penalti dan aksi individunya yang kemudian melesakkan tembakan ke arah gawang.


Usai pertandingan, Inzaghi pun memberikan sanjungan kepada para pemainnya. Mengingat penampilan Milan sudah sangat baik, sejak melakoni laga di awal musim ini.


“Menez maju menjadi pusat pemainan dengan karakteristiknya, sama seperti saya dan berbeda dengan Shevchenko. Kami seharusnya sudah unggul 3-0 saat istirahat dan itu masih tanpa gol, jadi saya pikir secara keseluruhan itu kinerja Milan terbaik musim ini,” kata Inzaghi kepada Football Italia, Senin (1/12/2014).


“Tujuan saya ini adalah untuk mendapatkan tim bermain sepakbola dengan baik, bagi para penggemar yang akan tersenyum di tribun dan membuat presiden kami bahagia. Ada banyak alasan untuk puas hari ini. Mereka yang berada di luar untuk sementara waktu, seperti Van Ginkel dan Armero, bermain dengan sangat baik,” tambah sang legenda Milan.



Meski Cedera, Barca Tidak Akan Jual Vermaelen


VALENCIA – Dari semua pemain yang dibeli FC Barcelona di bursa transfer musim panas lalu, hanya dua nama yang belum menjalani debut. Yakni Douglas Pereira dan Thomas Vermaelen, keduanya mengalami masalah yang sama, cedera.


Cedera yang dialami Vermaelen lebih parah, karena cederanya harus dioperasi dan ia harus menepi dari lapangan selama enam bulan ke depan.


Meski tengah cedera, Luis Enrique tetap percaya kualitas yang dimiliki mantan kapten Arsenal itu. Ia pun meyakinkan kepada fan, bahwa Barcelona takkan mencari pemain penggantinya.


“Kami tak meragukan lagi bahwa ia akan memberikan kami banyak hal. Tim baik-baik saja, dan tidak ada usaha untuk menambah kekuatan di posisi itu (bek tengah). Tidak juga di bulan Januari, saya tidak berpikir demikian,” ujar Enrique diberitakan Football Espana, Minggu (30/11/2014).


“Ketika berbicara mengenai bek sentral, kami berharap Vermaelen dapat membantu kami menjelang akhir musim, karena ia pemain berkualitas tinggi. Kami banyak berkembang secara bertahan, meski tidak memiliki postur pemain yang tinggi,” sambungnya



Momentum Kemenangan, Kini Dimiliki Meriam London


Gelandang andalan The Gunners, Aaron Ramsey menilai dua hasil positif tersebut sebagai momentum untuk terus mempertahankan kemenangan di laga-laga berikutnya. Bagi mantan pemain Cardiff City itu, tak mudah untuk sebuah tim bangkit dari keterpurukan.


“Meskipun ada tekanan, kami bermain baik melawan Man United dan terus percaya. Kami menang tengah pekan melawan Dortmund dan terus mempertahankannya, semoga saja kami dapat meneruskan momentum ini,” harap Ramsey berbicara di laman resmi klub, Minggu (30/11/2014).


“Penting untuk membangun momentum tiap pekannya, dan meneruskannya. Senang kami kembali menang. Tidak pernah mudah untuk bangkit, tapi kami melakukannya dengan baik, kami bangkit dan meraih tiga poin,” lanjutnya.


Kemenangan atas West Brom menaikkan skuad Arsene Wenger ke peringkat enam dengan koleksi 20 poin, dan di laga Premier League berikutnya. Arsenal akan kedatangan tamu yang sedang naik daun, Southampton, Selasa (4/12/2014) waktu setempat.



Babak Pertama, Nirgol di Saint Mary


SOUTHAMPTON – Penghuni urutan kedua klasemen, Southampton mampu melewati babak pertama dari serangan Manchester City dan mengakhiri paruh pertama dengan kedudukan sama kuat 0-0.


Jalannya Pertandingan


Laga ini merupakan laga pertama dari tiga ujian Southampton hingga pekan mendatang, melawan tim-tim besar Premier League. Menghadapi Manchester City di Saint Mary Stadium, Ronald Koeman tak banyak mengubah susunan pemainnya.


Sean Davis kembali bermain setelah di dua pertandingan sebelumnya digantikan Shane Long. Ia bersama Sadio Mane dan Dusan Tadic menopang Graziano Pelle sebagai penyerang tunggal tim dalam formasi 4-2-3-1.


Sementara tim tamu mengganti duet di duo bek tengah mereka. Martin Demichelis digantikan oleh Eliaquim Mangala sebagai tandem Vincent Kompany dan di depan penyerang andalan The Citizens, Sergio Aguero berduet dengan Stevan Jovetic.


City langsung mengambil alih penguasaan bola sejak laga dimulai, namun Soton memberikan ancaman nyata saat menyerang via serangan balik. Pertandingan pun berjalan dengan tempo tinggi di 10 menit pertama, dua kartu kuning telah dikeluarkan wasit untuk Victor Wanyama dan juga Aguero yang dinilai melakukan diving setelah Jose Fonte melakukan tekel di area terlarang.


Kemelut terjadi di depan gawang City di menit 21. Barisan pertahanan City yang kosong mampu dipenuhi pemain Soton, Tadic menguji Joe Hart yang menepis bola. Dan bola rebound disambut oleh Sean Davis, beruntung di sana ada Kompany yang memblok bola.


Pertandingan berjalan ketat hingga memasuki menit 35, solidnya lini pertahanan kedua tim dan kuatnya lini kedua masing-masing klub membuat kedudukan masih sama kuat 0-0. Skor tersebut pun bertahan hingga akhir paruh babak pertama.


Susunan Pemain:


Southampton: Fraser Forster, Nathaniel Clyne, Jose Fonte, Toby Alderweireld, Ryan Bertrand, Morgan Schneiderlin, Victor Wanyama, Sadio Mane, Sean Davis, Dusan Tadic, Graziano Pelle


Manchester City: Joe Hart, Pablo Zabaleta, Vincent Kompany, Eliaquim Mangala, Gael Clichy, Jesus Navas, Yaya Toure, Fernandinho, Samir Nasri, Stevan Jovetic, Sergio Aguero



Kapten La Beneamata Takut Totti


ROMA – Ujian ketiga akan segera dihadapi Roberto Mancini sebagai pelatih anyar Inter Milan menggantikan Walter Mazzarri saat bertandang ke Stadio Olimpico, markas AS Roma malam nanti atau Senin dini hari (1/12/2014).


Jika saat Mancini melatih Inter dari tahun 2004 hingga 2008 lalu, La Beneamata selalu bersaing dengan Roma pada posisi klasemen yang lebih baik di Serie A. Maka kali ini sebaliknya, karena Inter tengah membangun kekuatan. Sementara I Gialorossi menjadi pesaing utama scudetto bersama Juventus.


Kapten Inter, Andrea Ranocchia pun tahu pertandingan nanti akan sulit. Apalagi permainan Roma era Rudi Garcia dinilainya bermain dengan gaya sepakbola Eropa. Mantan pemain Genoa dan Bari itu pun secara khusus mewaspadai Francesco Totti.


“Saya menanti pertandingan hebat, pertarungan keras antara dua tim yang bermain di level tertinggi. Roma Rudi Garcia tim besar yang memainkan sepakbola bergaya Eropa, jelas nanti akan sulit, semoga kami menang. Pemain yang paling takuti? Jelas Totti,” ujar Ranocchia di Inter Channel, Minggu (30/11/2014).


Inter tengah berada di momentum kemenangan, setelah menjadi juara grup F dan melaju ke fase selanjutnya. Mereka mengalahkan Dnipro Dnipropetsvk via skor 2-1 dengan 10 pemain, setelah Ranocchia diusir wasit.



Mancio: Roma Lebih Baik dari Inter


ROMA – Suksesor Walter Mazzarri di Inter Milan, Roberto Mancini mengakui bahwa timnya tidak lebih baik dari AS Roma. Ucapan tersebut pun seakan mengartikan Inter telah kalah sebelum perang, namun di satu sisi dapat menjadi psy-war untuk mempengaruhi Roma.


Namun terlepas dari ucapan mancio -sapaan akrab Mancini- tersebut, fakta di klasemen memang membuktikan peta kekuatan yang berbeda. Inter saat ini menempati urutan ke-10 dengan 17 poin, sementara Roma konsisten bertarung dengan Juventus di peringkat dua dengan 28 poin.


“Saya pikir Roma tim yang lebih baik dari kami, mereka memiliki kepercayaan diri karena proyek jangka panjang mereka dengan pelatihnya. Laga nanti merupakan laga klasik di sepakbola Italia, dan kami harus bersiap untuk mereka,” ucap Mancio disadur dari Football Italia, Minggu (30/11/2014).


Pertandingan melawan Roma sendiri, bukan pertandingan pertama bagi Mancio. Ia pernah menangangi Inter di tahun 2004 hingga 2008, dan banyak bertemu dengan Serigala Ibukota. Pun begitu saat ia masih aktif bermain dulu bersama Bologna, Sampdoria dan Lazio, yang notabene rival sekota Roma.


“Saya hidup di Roma, bermain untuk Lazio dan mengalami banyak laga derby di sini. Kami tokoh antagonis, tapi saya tak pernah mengalami emosi situasional tertentu dari menikmati pertandingan-pertandingan hebat,” lanjut mantan pelatih Galatasaray itu.


“Malam nanti, saya ingin sepakbola yang bagi selayaknya laga klasik dan itu yang paling penting. Roma berada di atas kami, tapi kami harus memiliki mental yang tangguh, bermain seperti tim sesungguhnya dan sangat termotivasi,” tuntasnya.



Garcia Pelajari Inter Era Mancio


ROMA - Allenatore AS Roma, Rudi Garcia hanya dapat mempelajari permainan Inter Milan pasca berganti pelatih ke Roberto Mancini, sebanyak dua kali yakni kala melakoni laga derby Milan dan Europa League.


Padahal keduanya akan bentrok di Stadio Olimpico, malam nanti atau Senin dini hari (1/12/2014). Meski begitu, Garcia mengakui telah mengantongi sejumlah kekurangan Inter.


“Kami hanya dapat menilai Inter di dua pertandingan mereka. Kami tahu mereka memiliki pemain-pemain tangguh, mereka sekarang bermain dengan empat bek dan kami mempelajari mereka perlahan. Yang paling penting kami bermain seperti biasanya dan mencegah Inter bermain dengan gaya mereka,” ucap Garcia diberitakan Football Italia, Minggu (30/11/2014).


“Normal memang jika sebuah tim berubah secara sikap dan menjadi lebih berkonsentrasi ketika pelatih baru datang. Inter masih tim yang sama, tapi mereka lebih memiliki semangat juang. Apa yang telah saya lihat sejauh ini, tim berkualitas dengan beberapa kelemahan,” lanjutnya.


Mantan pelatih OSC Lille itu juga mengakui fakta bahwa timnya sulit dikalahkan ketika bermain di Olimpico, bermain di kandang musim ini. Francesco Totti dkk meraih enam kemenangan beruntun tanpa sekalipun kebobolan.


“Hal itu berarti kami memang ada di kandang dan fan sangat penting untuk kami. Dukungan mereka sangat krusial, meskipun posisi mereka jauh dari lapangan karena terpisah dengan trek atletik. Saya berbicara kepada fan dan mereka luar biasa hebat sejak saya datang,” pungkas pelatih asal Prancis itu.



Real Madrid Hapus Salib di Lambang Klub


MADRID - Real Madrid resmi menghapus gambar salib di lambang klub. Penghapusan gambar salib itu kabarnya dilakukan demi menghargai sponsor baru Los Blancos, Bank Nasional Abu Dhabi yang berdomisili di Uni Arab Emirat (UAE).


Gambar salib itu tadinya berada di bagian paling atas lambang klub, yaitu di atas mahkota raja berwarna emas. Mahkota raja dalam lambang Los Merengues diletakan di atas lingkaran emas yang di dalamnya ada garis melintang berwarna biru dan tulisan MCF yang kependekan dari Madrid Club de Futbol.


Tidak diketahui berapa nilai kontrak kerjasama Madrid dengan Bank Nasional Abu Dhabi, namun nilainya disebutkan 'sangat menguntungkan' juara 10 kali Liga Champions tersebut, seperti mengutip dari Daily Mail, Minggu (30/11/2014).


Pihak manajemen mengatakan kalau perubahan di lambang klub tidak berkaitan dengan unsur SARA, namun karena ingin lebih dekat dengan berbagai kalangan fans di seluruh dunia.


"Pihak klub menyadari kalau pertandingan dan tim kami sangat dihargai oleh masyarakat di Uni Arab Emirat. Dan dukungan terhadap klub ini dari mereka di sana terus tumbuh," ujar presiden klub, Florentino Perez.


"Kerjsama ini (dengan Bank Nasional Abu Dhabi) akan membantu klub lebih dekat dengan fans di UAE," imbuh Perez.



Rekor Sempurna Vidal Jelang Laga Derby


TURIN – Selain fakta bahwa Torino tak pernah menang sejak tahun 1995 dan mencetak gol ke gawang Juventus dari tahun 2002, ada fakta lain yang semakin mengukuhkan superioritas I Bianconeri.


Hal tersebut adalah fakta bahwa Arturo Vidal tak pernah kalah saat melakoni laga derby, baik itu saat berbaju Colo-Colo (2005-2007), Bayer Leverkusen (2007-2011) ataupun saat ini bersama Juventus.


Saking sempurnanya rekor gelandang enerjik asal Cile itu, Granata -fan Torino- itu pun ingin seraya berharap Vidal tak bermain saat Torino-Juventus bertemu di giornata ke-13 Serie A malam nanti dalam laga bertajuk derby Della Mole.


“Saya tak pernah kalah di derby lokal sepanjang karier. Beruntung, karena jika Anda kalah di derby Santiago, Anda lebih baik tak terlihat keluar rumah selama dua atau tiga hari,” ujar Vidal diberitakan Football Italia, Minggu (30/11/2014).


“Saya juga tak pernah kalah derby Turin. Pertandingan keras, bergairah dan fan membuat Anda penting, meski berjalan di sekitar kota. Juventini memberitahu saya ‘hati-hati sekarang, jangan salah karena ini (jumawa)’,” sambungnya


“Granata juga berbicara kepada saya dan berkata ‘tolong Arturo, jangan bermain!’ saya harap kami akan menang, jelas sekali itu penting untuk tabel klasemen dan segalanya setelah pertandingan tersebut, termasuk Liga Champions,” imbuhnya



"Melawan Valencia Bukan Laga yang Menentukan"

VALENCIA – FC Barcelona kembali dihadapkan pada laga berat melawan tim yang tengah naik daun di La Liga, Valencia. Lionel Messi cs akan bertandang ke Estadio Mestalla, Senin, (1/11/2014) dini hari WIB.



Laga tersebut jadi laga wajib bagi Blaugrana untuk meraup tiga poin, terutama setelah Real Madrid yang bermain terlebih dahulu melawan Malaga, menang 2-1 Minggu (30/11/2014) dini hari WIB. Barcelona akan semakin jauh dari pucuk klasemen jika kalah melawan Kelelawar Mestalla.


Kewaspadaan tingkat tinggi pun dirasakan entrenador Barcelona, Luis Enrique akan Valencia yang jauh berbeda dibanding musim lalu. Meski begitu, ia menilai laga nanti tidak menentukan sama sekali dalam perebutan gelar La Liga musim ini.


“Mereka banyak mengubah pemain, dan memiliki pelatih baru, serta skuad besar dengan banyak kemungkinan. Mereka berani menekan, bermain sangat dalam (bertahan), bermain cepat dan langsung ke pertahanan lawan,” ucap Enrique seperti diberitakan Football Espana, Minggu (30/11/2014).


“Mereka juga memiliki potensi di strateginya, dan melakukan beberapa hal menarik. Valencia ini berada di level berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Menang atau kalah, tak akan menentukan untuk sepanjang musim,” tuntas mantan pelatih AS Roma dan Celta Vigo itu.



Jumpa Udinese, Milan Minus De Sciglio


MILAN – Bukan rahasia lagi, jika Udinese selalu jadi momok untuk AC Milan di Serie A. Pertemuan musim lalu menjadi buktinya, di mana I Rossoneri takluk dua kali oleh Udinese, 1-2 (Coppa Italia, 23/1/2014) dan 1-0 (Serie A, 9/3/2014).


Hanya sekali Milan menang musim lalu, yaitu saat di San Siro ketika menang 1-0 (20/10/2013). Dan menghadapi Zebrette -julukan Udinese- malam nanti, Filippo Inzaghi tak dapat menurunkan susunan pemain terbaiknya.


Pasalnya beberada pemain andalannya cedera, seperti Nigel de Jong, Sulley Muntari, Ignazio Abate dan Alex. Terbaru cedera dialami pemain yang kerap disebut-sebut sebagai “The Next Paolo Maldini”, Mattia De Sciglio.


Bek sayap yang bisa bermain di kiri maupun kanan ini tak dapat diturunkan Inzaghi saat bentrok dengan Udinese, dan melengkapi cedera Abate yang juga merupakan bek sayap tim.


Namun Daniele Bonera dapat dimainkan Inzaghi malam nanti, setelah ia bebas dari sanksi larangan bertanding. Beberapa pemain lain yang dapat menjadi opsi Inzaghi di sektor bek sayap, adalah Pablo Armero, Adil Rami, Michelangelo Albertazzi dan Christian Zaccardo.


Baik Milan maupun Udinese sama-sama membutuhkan kemenangan, perbedaan performa kedua tim saat ini tercermin dari posisi yang berdekatan. Milan di posisi tujuh dengan 18 poin, sementara Udinese di peringkat delapan dengan poin yang sama.


Berikut skuad Milan yang tersedia untuk melawan Udinese:


Milan: Chrisitan Abbiati, Michael Agazzi, Diego Lopez, Michelangelo Albertazzi, Pablo Armero, Daniele Bonera, Philippe Mexes, Adil Rami, Christian Zaccardo, Cristian Zapata, Michael Essien, Ricardo Montolivo, Andrea Poli, Ricardo Saponara, Marco van Ginkel, Giacomo Bonaventura, Stephan El Shaarawy, Keisuke Honda, Jeremy Menez, Mbaye Niang, Giampaolo Pazzini, Fernando Torres



Lawan Hull, Permainan Terbaik United Musim Ini


MANCHESTER – Menguasai pertandingan dan tidak memberikan celah sedikitpun pada Hull City, Sabtu (29/11/2014) malam WIB, di Old Trafford merupakan permainan terbaik Manchester United musim ini.


Fakta tersebut diamini oleh manajer Setan Merah, Louis van Gaal beserta anak asuhnya yang turut mencetak gol dalam laga yang berkesudahan 3-0 itu , Chris Smalling. Mantan bek Fulham itu menambahkan pernyataan manajernya dan puas karena dapat meraih tiga poin dengan bermain baik melawan Hull, ketimbang saat menang dari Arsenal akhir pekan lalu.


“Manajer berkata semalam adalah pertandingan terbaik kami musim ini, dan saya pikir memang demikian. Performa sempurna! Saya pikir ia berkata hasil Arsenal diraih tanpa bermain dengan baik, tapi kali ini kami melakukannya. Ia berkata ingin enam poin dan kami ingin melanjutkannya saat melawan Stoke (Rabu (3/12/2014) dini hari besok),” terang Smalling di laman resmi klub, Minggu (30/11/2014).


Smalling mencetak gol pertama United saat terjadi kemelut di muka gawang Hull. Kiper Hull, Allan McGregor sempat menangkap bola sepakan Smalling, namun bola telah dinyatakan masuk ke gawang terlebih dahulu. Teknologi garis gawang pun membantu wasit dalam menyatakan gol pertama United.


“Saya tidak berpikir bola masuk gawang. Saya bersyukur teknologi garis gawang menyatakan masuk. Saya pikir pada kasus itu, terlepas lewat atau tidak, teknologi selalu menjawab keraguan tersebut,” pungkas bek berkebangsaan Inggris itu.



Cetak Gol, RvP Belum di Puncak Performanya


MANCHESTER – Keran gol Robin van Persie akhirnya terbuka kembali Sabtu malam kemarin (29/11/2014), saat Manchester United menumbangkan Hull City dengan skor telak 3-0 . Menanggapi gol tersebut, Louis van Gaal yakin Van Persie dapat lebih baik lagi.

Manajer Manchester Merah yang juga pernah bersama dengan Van Persie di Timnas Belanda itu percaya anak asuhnya itu belum mencapai puncak permainan terbaiknya. Namun pelatih berjuluk Si Tulip Besi itu lega karena Van Persie telah mencetak gol kembali.


“Setiap penyerang harus mencetak gol. Ketika Anda tidak mencetak gol selama dua atau tiga pertandingan terakhir,” ucap Van Gaal singkat kepada reporter yang diberitakan Sportsmole, Minggu (30/11/2014).


“Anda harus mencetak gol. Jadi saya sangat puas dan bahagia untuknya karena ia mencetak gol. Tapi saya yakin ia masih dapat bermain lebih baik dari hari ini (saat melawan Hull),” lanjutnya.


Tiga poin yang diraih dari Hull, memantapkan posisi Wayne Rooney di peringkat empat klasemen Premier League dengan 22 poin, dan berselisih 11 poin dengan Chelsea yang bermaing imbang tanpa gol kontra Sunderland, Minggu (30/11/2014) dinihari WIB. Di laga berikutnya, United akan bermain melawan Stoke City, Rabu (3/12/2014) dini hari WIB.



Daya Tarung El Tigre Bakal Menguntungkan United


MANCHESTER – Sejak dipinjam dari AS Monaco di bursa transfer musim panas lalu, Radamel Falcao memang baru mengemas satu gol dari enam penampilannya untuk Manchester United. Namun menurut Ander Herrera, The Red Devils tetap beruntung memiliki Falcao.


Rekan satu tim Falcao itu yakin jika penyerang berjuluk El Tigre fit dan kembali ke level permainan terbaiknya, maka ia akan sangat membantu tim. Seperti halnya saat berseragam Atletico Madrid.


“Ketika pemain cedera, merupakan momen yang buruk untuk mereka. Saya tahu Falcao baik, saya mengenalnya di Spanyol (Herrera dibeli dari Athletic Bilbao), ia fantastis. Atletico Madrid menang Copa Del Rey melawan Real Madrid, dan ia pemain yang paling berharga di final itu. Falcao itulah yang ingin kami lihat di sini,” papar Herrera di situs resmi klub, Minggu (30/11/2014).


Herrera lebih lanjut menjelaskan salah satu karakteristik yang dimiliki striker asal Kolombia itu. Falcao dinilainya memiliki daya tarung dan semangat juang yang tinggi saat berada di lapangan pertandingan, hal itulah yang akan menguntungkan United.


“Fan mencintai Falcao karena ia bertarung untuk setiap bola seperti mempertaruhkan hidupnya. Itulah karakteristik terbaiknya. Kami beruntung Falcao di sini dan saya yakin ia akan menjadi pemain yang sangat penting dan saya pikir fan Manchester United harus tahu akan hal tersebut,” pungkas gelandang berusia 25 tahun itu.



Herrera Puji Kompatriotnya di United


MANCHESTER – Selepas Edwin van der Sar pensiun dari Manchester United, Sir Alex Ferguson yang masih menangani tim kala itu menunjuk David de Gea sebagai suksesornya. Ia dibeli dari Atletico Madrid pada 2011 dan terus dipercaya menjadi kiper utama United hingga saat ini ditangani oleh Louis van Gaal.


Performanya pun perlahan berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Dari tiga pertandingan terakhir The Red Devils, gawang De Gea hanya kebobolan sekali saat bentrok dengan Arsenal akhir pekan lalu (23/11/2014). Itupun setelah ia melakukan delapan penyelamatan krusial dari gempuran Alexis Sanchez dkk.


Terbaru, kiper Spanyol berusia 24 tahun itu membantu tim meraih kemenangan 3-0 atas Hull City Sabtu (29/11/2014) malam WIB, dan mencatatkan clean sheet alias tidak kebobolan. Penampilan konsisten De Gea itu pun mendapat pujian dari rekan tim sekaligus kompatriotnya, Ander Herrera.


“Ia bermain fantastis dan merupakan salah satu pemain terbaik dunia di usianya yang baru berusia 24 tahun. Ia ingin membantu tim berada di puncak klasemen, seperti saya dan yang lainnya,” kata Herrera di laman resmi klub, Minggu (30/11/2014).


Mantan gelandang Athletic Bilbao itu pun yakin De Gea dapat menjadi pemain terbaik dunia, jika tidak maka kiper terbaik dunia,”Kami merasa ia dapat menjadi pemain terbaik dunia, jika tidak maka kiper terbaik dunia,” tuntasnya.



Saturday, November 29, 2014

Rodgers Menyesal dan Balotelli Mulai Tak Disukai


LIVERPOOL - Mario Balotelli menuai semua perilaku buruknya. Setelah masih dimaklumi oleh manajer Brendan Rodgers, pelatih asal Irlandia Utara itu akhirnya menegur Balotelli.


Teguran tegas Rodgers bermula ketika Balotelli tepergok masih keluyuran saat jarum jam menunjukan pukul 2 dini hari. Jika esok atau lusa tidak ada pertandingan, maka sah saja kalau mantan penyerang AC Milan itu begadang. Namun Balotelli masih begadang di hotel padahal beberapa jam kemudian Liverpool akan menghadapi Basel di Swiss dalam ajang Liga Champions, pada 2 Oktober 2014 lalu. Saat itu The Reds kalah 0-1.


Kesal dengan perilaku penyerangnya dan juga karena beberapa pemain meminta Rodgers lebih tegas, maka pelatih 41 tahun itu meminta Balotelli untuk bersikap lebih profesional dan menghargai tim secara keseluruhan, seperti mengutip dari Mirror, Minggu (30/11/2014).


Insiden Balotelli keluyuran di hotal tersebut hanyalah sebagian perilaku negatif yang dilakukan Balotelli. Sebelumya ia juga pernah beberapa kali melanggar aturan disiplin di Liverpool, namun masih ditoleransi.


Rodgers juga dikabarkan sudah berbicara dengan staf untuk mempersiapkan beberapa skenario bermain tanpa kehadiran Balotelli di lapangan. Hal itu dilakukan sepertinya untuk mengurangi ketergantungan Liverpool terhadap Balotelli. Apalagi pemain keturunan Ghana itu belum juga mencetak gol dari sembilan aksinya bersama The Reds.


Untuk menambal peran membuat gol yang seharusnya dilakukan Balotelli, Rodgers sudah meminta klub membayar uang kompensasi sebesar 4 juta pounds (sekira Rp76,6 miliar) untuk menebus penyerang belia, Divock Origi. Pemain asal Belgia itu sebenarnya milik The Reds saat dibeli 10 juta pounds (Rp191,5 miliar) dan dipinjamkan ke klub Ligue1, Lille, sampai akhir musim. Origi diharapkan bisa merumput di Anfield usai bursa transfer musim dingin atau pada Januari 2015.



Pippo Janji Bantu Torres Bikin Gol

MILAN – Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, mengklaim dirinya akan membantu penyerang anyar mereka, Fernando Torres, mengakhiri puasa gol sejak giornata keempat Serie A 2014-2015.


Torres tiba di San Siro di penghujung jendela transfer musim panas 2014 sebagai pemain pinjaman dari Chelsea dengan durasi dua musim. El Nino –julukan Torres– mendapatkan debutnya sebagai starting line-up saat Milan bertandang ke Empoli dan mencetak satu gol sebelum laga berakhir imbang 2-2.


Setelahnya Torres tak lagi mencatatkan namanya di papan skor hingga giornata ke-12. Terakhir ia bermain di derby della Madonnina dan kemabli tak dapat menyumbangkan gol untuk Rossoneri sebelum digantikan oleh Keisuke Honda pada menit 73.


Beberapa waktu lalu, sempat diketahui penyerang internasional Spanyol itu mengalami masalah pada engkelnya dan disebut sebagai faktor ia tak tampil maksimal. Namun Pippo –sapaan Inzaghi– meyakini kondisi pangkal kaki Torres telah lebih baik dan akan membantunya mengembalikan naluri gol yang pernah ia miliki.


“Saya telah berbicara kepada Torres dan ia mengatakan bahwa engkelnya telah lebih baik. Dia hanya memerlukan kepercayaan dirinya kembali. Ini bergantung kepada saya untuk membuatnya kembali ke performa puncak dan saya akan mencoba,” ucap Inzaghi seperti dikutip oleh Football-Italia, Minggu (30/11/2014)


“Dia (Torres) belum lupa cara mencetak gol atau menjadi seorang penyerang tengah, dia adalah seorang juara. Saya akan melakukan segalanya untuk mengeluarkan seluruh kualitas yang dimiliki Torres,” paparnya.



Pelatih Anyar Mitra Kukar Segera Terjawab


JAKARTA – Mitra Kukar sepertinya takkan lama lagi mendapatkan pengganti Stefan Hansson sebagai pelatih kepala. Karena dalam dua sampai tiga hari ke depan, manajemen Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, direncanakan akan memperkenalkannya kepada publik.


Hansson memang sudah dipastikan tidak lagi menukangi Mitra Kukar di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Pelatih asal Swedia itu dinilai gagal memenuhi target juara yang diberikan manajemen Mitra Kukar. Hansson sendiri hanya mampu mengantar Mitra Kukar sampai delapan besar di ISL musim lalu.


Lalu siapa sosok pengganti Hansson? Pelatih asal Eropa sepertinya yang kembali dipercaya Naga Mekes. Setelah sebelumnya, manajemen Mitra Kukar sempat juga dikait-kaitkan dengan pelatih lokal seperti Rahmad "RD" Darmawan yang akhirnya membesut Persija Jakarta untuk musim depan.


"Kami persiapan di pertengahan Desember dan diawali perekrtutan pelatih. Hansson sendiri selesai bulan lalu. Awalnya ada kandidat asing atau lokal, tapi gak mengerut ke asing. Siapa? Dia melatih di Asia juga, belum pernah melatih di sini (Indonesia)," ungkap Ketua Umum (Ketum) Mitra Kukar, Endri Erawan.


"Pelatih tersebut juga baru saja membawa klub sebelumnya keluar sebagai juara. Kami akan menunggu pelatih tersebut dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu, baru kami akan bicarakan kerangka tim," sambungnya.


Selain soal pelatih, Mitra Kukar yang akan menyiapkan Rp15- 20 miliar untuk ISL 2015 berencana mempertahankan sekitar 70 persen pemain lama. Adapun pemain-pemain yang nantinya akan dipertahankan musim depan, akan dilakukan sebelum habis masa kontrak pada Desember mendatang.



Gelandang Sunderland Tuai Pujian Usai Redam Chelsea


SUNDERLAND – Manajer Sunderland, Gustavo Poyet, memuji permainan Lee Cattermole yang mampu meredam dominasi serangan Chelsea. Ia mengklaim Cattermole adalah gelandang bertahan yang sempurna.


Pada laga yang berlangsung di Stadium of Light, Minggu (30/11) dini hari, The Black Cats memaksa The Blues bermain dengan skor kacamata. Cattermole memainkan peran besar dalam membantu Sunderland mendapatkan satu poin dan clean sheet.


"Lee tidak mendapatkan pengakuan secara nasional padahal ia layak. Ketika saya tiba ia adalah seorang gelandang yang bermain dengan lepas," kata Poyet kepada BBC Sport, Minggu (30/11/2014).


"Dia tahu ketika ada bahaya, ketika memberikan tekanan, ketika ia harus tetap dekat dengan lawan. Dia sangat menikmati perannya,” lanjutnya.


"Untuk gaya bermain seperti kami, peran seperti itu penting, dan ia memainkan peran untuk memberikan kesempurnaan tim. Dia pemain yang selalu meningkat di Sunderland," tandasnya.


Kini Sunderland berada di posisi ke-13 klasemen Premier League dengan 14 poin. Selanjutnya mereka akan menjamu Manchester City pada Kamis (4/12) dini hari WIB.



Mou Tak Persoalkan Strategi Parkir Bus Sunderland


SUNDERLAND – Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, terlihat tak puas dengan hasil 0-0 saat bertandang ke markas Sunderland, Sabtu (29/11/2014). Namun ia menolak untuk mengkritik penampilan bertahan lawan serta performa Cesc Fabregas cs.


Meski menurunkan komposisi terbaiknya, The Blues tetap tak dapat menembus tembok pertahanan tuan rumah yang dikawal oleh dua mantan bek Manchester United, Wes Brown dan John O’Shea.


Mou bukan tanpa alasan. Meski terlihat tak puas, baginya tambahan satu poin sudah bagus mengingat tenggat pertandingan dari Liga Champions ke Premier League yang relatif singkat. Sedangkan Sunderland memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan tim.


“Pertandingan tadi memang sulit. Mereka (Sunderland) memiliki waktu satu pekan untuk mempersiapkan pertandingan ini dan memiliki ide strategi yang jelas. Banyak orang mengkritik strategi bertahan lawan, tetapi saya tidak karena Anda harus melakukannya dengan benar,” ucap Mourinho, sebagaimana dilaporkan Soccerway, Minggu (30/11/2014).


“Kami selalu mencoba untuk bermain dan membuat bola bergerak, tetapi mereka bertahan dengan amat sangat baik. Saya ucapkan selamat kepada mereka berhasil membuat gawang tetap bersih,” tambahnya.


Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu mengungkapkan bahwa timnya harus belajar bersikap dewasa untuk menyadari bahwa setiap laga di Premier League memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Namun ia menolak untuk mengkritik permainan timnya.


“Saya tidak akan mengkritik penampilan pemain kami karena mereka telah mencoba segalanya dan kami tidak berhasil (mencetak gol),” lanjutnya.


Sebagai tambahan, saat ini Chelsea masih memuncaki klasemen sementara Premier League dengan 33 poin. Hasil imbang ini sekaligus memperpanjang tren tak terkalahkan sepanjang musim 2014-2015, setidaknya hingga matchday ke-13.



Liverpool Harus Bermain Lebih Cepat

Liga Inggris Minggu, 30 November 2014 01:10 WIB

Penampilan United Sempurna


Smalling membuat Old Trafford bersorak saat pertandingan baru berjalan 16 menit. Bahkan ia membeberkan pujian dari pelatih Louis van Gaal.