Thursday, November 27, 2014

Zapata Kritik Rotasi Inzaghi


MILAN – Allenatore AC Milan , Filippo Inzaghi musim ini selalu menurunkan susunan pemain yang berbeda di tiap pertandingan. Semua sektor tim mengalami rotasi suksesor Clarence Seedorf itu, tak terkecuali barisan pertahanan.


Rotasi yang diterapkan pelatih yang akrab disapa Pippo itu pun mendapatkan kritikan, bahkan dari pemainnya sendiri. Cristian Zapata mengkritik kebijakan Pippo karena menilai dapat menyebabkan inkonsistensi untuk tampil di performa terbaik.


“Untuk dapat tampil di puncak performa, Anda butuh bermain terus menerus dan saya tidak mengalaminya. Ini merupakan situasi sulit, ketika mengtahui bahwa Anda mungkin bermain lalu tidak di pertandingan selanjutnya,” keluh Zapata saat diwawancara Gazzetta dello Sport, Jumat (28/11/2014).


“Saya ingin dipercaya, meski saya tahu bahwa tak mudah menangani 28 pemain. Saya harap saya dapat kembali bermain untuk tim, pertahanan hampir tidak pernah sama dan ketika Anda mengganti personel,” lanjutnya


“Sangat sulit menemukan keseimbangan, kami kebobolan banyak gol karena duet bek selalu berganti. Saya tahu pernah salah seperti di Palermo dan masih harus banyak berkembang. Tapi saya tak ragu akan kualitas saya,” imbuh bek berkewarganegaraan Kolombia itu.


Selain mengkritik kebijakan rotasi Pippo, mantan pemain Udinese dan Villareal itu juga memuji kinerja rekannya di barisan depan, Fernando Torres. Meski belum tampil meyakinkan dan baru mencetak satu gol, Torres diyakini lebih baik dari Mario Balotelli.


“Fernando membantu pertahanan, bekerja keras dan berlari. Mario lebih memikirkan dirinya sendiri, kami bermain lebih baik tanpanya,” tuntas Zapata singkat.



No comments:

Post a Comment