Perjalanan Arsenal dan Liverpool musim ini sungguh mengecewakan. Dari 12 pekan Premier League, The Gunners menghuni posisi delapan dan The Reds ada di peringkat 12 klasemen sementara. Dengan nama besar dan komposisi pemain yang ada, tentu hasil tersebut tidak menyenangkan bagi fans, apalagi manajemen yang sudah mengeluarkan uang banyak.
Sosok yang paling bertanggung jawab atas penampilan Arsenal dan Liverpool tentu kedua pelatih tim tersebut. Arsene Wenger dan Brendan Rodgers sedang mengalami masa-masa sulit dan penuh tekanan saat ini. Arsenal belum merasakan yang namanya kemenangan dalam tiga laga terakhir baik di Premier League maupun Liga Champions. Yang terbaru, Meriam London takluk 1-2 di kandang sendiri dari Manchester United pada pekan lalu. Bahkan ada fans yang kesal dan meminta agar manajemen memecat manajer asal Prancis itu.
Sedangkan penampilan Liverpool terjun bebas di musim ini ketimbang musim lalu. Steven Gerrard dkk baru meraih 14 poin dan terpaut empat angka dari Leicester City yang ada di zona degradasi.
Empat kekalahan beruntun di musim ini semakin memperjelas kalau ide permainan milik Rodgers tidak bekerja dengan baik. The Reds kalah 1-3 dari Crystal Palace di Selhurst Park pada pekan lalu. Rangkaian hasil jelek Liverpool terus berlanjut hingga hasil imbang 2-2 melawan Ludogorets Razgrad di penyisihan grup Liga Champions pertengahan pekan lalu dan membuat kursi manajer Brendan Rodgers panas.
Dibanding Wenger, posisi Rodgers sebenarnya lebih besar peluangnya untuk dicongkel dari jabatan pelatih oleh manajemen. Selain hasil buruk, penampilan pemain baru yang dibeli Rodgers juga tidak menunjukan kontribusi positif. Pemain baru The Reds banyak yang bermasalah dengan cedera atau kesulitan menunjukan performa terbaiknya.
Pada akhir pekan nanti, Liverpool akan menjamu Stoke City, klub yang posisinya lebih tinggi di papan klasemen sementara, pada Sabtu (29/11/2014). Sedangkan Arsenal akan bertamu ke kandang West Bromwich Albion di hari yang sama. Jika melihat kemampuan teknis, seharusnya The Reds dan The Gunners bisa mengalahkan lawannya. Namun kondisi psikologis dua klub besar itu sedang dalam keadaan yang tidak enak. Kewajiban harus menang, taktik yang tidak manjur dan permainan yang masih jelek membuat pikiran pemain, pelatih dan staf bisa saja sedang terpecah. Berusaha fokus dan kompak pun sepertinya menjadi hal yang sedang sulit dilakukan pemain Arsenal dan Liverpool.
Jika Arsenal dan Liverpool tidak meraih kemenangan di pekan ke-13 Premier League nanti, bisa jadi beberapa jam setelah pertandingan, Wenger dan Rodgers kehilangan pekerjaannya.
No comments:
Post a Comment