ROMA - Allenatore AS Roma, Rudi Garcia hanya dapat mempelajari permainan Inter Milan pasca berganti pelatih ke Roberto Mancini, sebanyak dua kali yakni kala melakoni laga derby Milan dan Europa League.
Padahal keduanya akan bentrok di Stadio Olimpico, malam nanti atau Senin dini hari (1/12/2014). Meski begitu, Garcia mengakui telah mengantongi sejumlah kekurangan Inter.
“Kami hanya dapat menilai Inter di dua pertandingan mereka. Kami tahu mereka memiliki pemain-pemain tangguh, mereka sekarang bermain dengan empat bek dan kami mempelajari mereka perlahan. Yang paling penting kami bermain seperti biasanya dan mencegah Inter bermain dengan gaya mereka,” ucap Garcia diberitakan Football Italia, Minggu (30/11/2014).
“Normal memang jika sebuah tim berubah secara sikap dan menjadi lebih berkonsentrasi ketika pelatih baru datang. Inter masih tim yang sama, tapi mereka lebih memiliki semangat juang. Apa yang telah saya lihat sejauh ini, tim berkualitas dengan beberapa kelemahan,” lanjutnya.
Mantan pelatih OSC Lille itu juga mengakui fakta bahwa timnya sulit dikalahkan ketika bermain di Olimpico, bermain di kandang musim ini. Francesco Totti dkk meraih enam kemenangan beruntun tanpa sekalipun kebobolan.
“Hal itu berarti kami memang ada di kandang dan fan sangat penting untuk kami. Dukungan mereka sangat krusial, meskipun posisi mereka jauh dari lapangan karena terpisah dengan trek atletik. Saya berbicara kepada fan dan mereka luar biasa hebat sejak saya datang,” pungkas pelatih asal Prancis itu.
No comments:
Post a Comment