LONDON – Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mengaku akan mencabut larangan pesta Natal yang telah diterapkan sejak tahun lalu. Hal tersebut sebagai hadiah kepada para pemain setelah mampu tampil mengesankan dari awal musim ini.
Demi menjaga kondisi skuad agar tetap berada dalam penampilan yang kompetitif, Mou -sapaan mourinho- langsung membuat larangan pesta meriah di awal masa kepemimpinannya. Menurutnya, perayaan yang begitu besar dapat berdampak negatif pada performa tim.
Entah benar atau tidak, musim lalu The Blues hanya mampu menyelesaikan kompetisi di peringkat ketiga di bawah Liverpool dan Manchester City. Namun berkat penampilan impresif musim ini, Mou lantas menarik larangan tersebut.
“Saya pikir itu (pesta Natal) lebih penting mereka lakukan ketika mereka tidak bersama dengan kami, dari pada yang mereka lakukan bersama kami. Bersama kami, persentase hari sangat kecil sehingga apa yang bisa mereka lakukan di sini dapat menghancurkan performa dalam waktu singkat,” Jelas Mou, seperti dilansir Sportsmole, Sabtu (29/11/2014).
“Mereka memiliki 20 jam untuk melakukan itu. Ini tanggung jawab mereka. Ketika mereka datang ke sini lebih baik dari kemarin, dan itu karena mereka melakukan sesuatu dengan sangat baik,” lanjutnya.
“Saat ini klub mempersiapkan pesta Natal yang sedikit lebih banyak bagi mereka dan keluarga mereka. Ini adalah skuad dengan banyak pemain muda. Saya pikir itu baik bagi mereka,” tutup Mou.
No comments:
Post a Comment