TURIN – Pemain bertahan Juventus Leonardo Bonucci percaya timnya semakin kuat sejak menerapkan pergantian formasi. Seperti diketahui, beberapa pekan belakangan Bianconeri konsisten menggunakan empat bek.
Beberapa musim belakangan saat masih dilatih Antonio Conte, Juventus dikenal sebagai tim percaya dengan tiga pemain bertahan. Namun, Massimiliano Allegri mengubah sistem tersebut dengan menerapkan empat bek dengan formasi 4-3-1-2.
Juventus konsisten menggunakan formasi empat bek sejak melawan Olympiakos Piraeus, dua pekan lalu. Bianconeri pun sukses meneguk 100 persen hasil sempurna, termasuk kemenangan fantastis 7-0 melawan AC Parma. Malmo FF menjadi bukti terkini kedahsyatan taktik jitu Allegri.
“Kami kebobolan dua gol dari beberapa tendangan mati yang ceroboh, tapi kami tampil baik untuk menyalip. Sejak saat itu, kami konsisten menggunakan mindset taktik ini, dan ternyata ini membuat kami lebih kuat, bahkan lebih positif di Eropa,” kata Bonucci seperti dilansir Forza Italian Football, Jumat (28/11/2014).
“Apa yang diganti dari para bek? Kami lebih sering menemukan situasi satu lawan satu, tapi Anda harus menerimanya di klub seperti Juventus karena ini memberi Anda kesempatan untuk menyerang,” lanjutnya.
Kemenangan atas Malmo membuat Juve menapakkan satu kaki di babak 16 besar. La Vecchia Signora kini hanya membutuhkan satu poin saat menjamu Atletico Madrid di laga pamungkas Grup A.
“Ini adalah kemenangan penting (atas Malmo) karena kami menginginkannya sejak peluit awal. Kami akan bermain lepas di rumah melawan Atletico Madrid untuk mengamankan posisi, atau mungkin muncul sebagai juara grup,” tutupnya.
No comments:
Post a Comment